Periskop 2019

Juventus, Liverpool, dan PSG Menuju Juara di 2019

CNN Indonesia | Selasa, 01/01/2019 11:21 WIB
Juventus, Liverpool, dan PSG Menuju Juara di 2019 Liverpool menjadi kandidat kuat juara Liga Primer Inggris 2018/2019. (REUTERS/Phil Noble)
Jakarta, CNN Indonesia -- Persaingan di liga-liga Eropa berjalan sengit hingga paruh musim 2018/2019. Sedikitnya ada tiga tim yang punya masa depan cerah menuju juara: Juventus, Liverpool, dan Paris Saint-Germain.

Dominasi Juventus di Serie A Liga Italia masih belum mendapat gangguan berarti. Dua pesaing seriusnya, Napoli dan Inter Milan, malah tampil inkonsisten dan sering membuang-buang kesempatan meraup kemenangan.

Bianconeri seakan berlari sendirian dan masih belum terkalahkan hingga pekan ke-19 Serie A Liga Italia. Kemenangan atas Sampdoria, Sabtu (29/12), pada laga terakhir membuat skuat Max Allegri meninggalkan jarak sembilan poin kepada rival terdekatnya Napoli.


Dengan jarak yang cukup aman di kompetisi domestik, Juventus bisa membagi fokus ke Liga Champions. Sebab lawan yang bakal dihadapi di babak 16 besar adalah Atletico Madrid, klub yang beberapa tahun terakhir punya catatan apik di kompetisi Benua Biru tersebut.

Juventus unggul jauh di puncak klasemen Liga Italia.Juventus unggul jauh di puncak klasemen Liga Italia. (REUTERS/Massimo Pinca)
Kehadiran Cristiano Ronaldo niscaya menambah kepercayaan diri Juventus untuk berbicara lebih jauh. Terlebih musim lalu langkah mereka terhenti di semifinal setelah disingkirkan Real Madrid.

DNA juara yang mengalir dalam diri Ronaldo diharapkan bisa jadi tuah bagi Si Nyonya Tua untuk menjuarai Liga Champions musim ini.

Konsistensi Liverpool

Di Liga Primer Inggris, Liverpool punya masa depan tercerah ke tangga juara. Berbeda dengan musim-musim sebelumnya, kali ini skuat arahan Juergen Klopp tampil lebih konsisten.

The Reds masih menjaga rekor tak terkalahkan dan berhak menyandang gelar juara paruh musim di Liga Inggris. Namun, jarak tujuh poin dengan Manchester City belum bisa dibilang aman mengingat jadwal padat yang dimiliki Liverpool.

Selain harus menjaga singgasana di puncak klasemen Liga Primer, Liverpool harus berjuang di Piala FA dan Liga Champions.

Liverpool tampil konsisten hingga paruh musim Liga Primer Inggris.Liverpool tampil konsisten hingga paruh musim Liga Primer Inggris. (REUTERS/Phil Noble)
Liverpool wajib meninggalkan budaya inkonsisten demi menjaga asa juara Liga Champions. Pasalnya, Mohamed Salah dan kawan-kawan sempat kewalahan di fase grup sebelum akhirnya lolos sebagai runner up lantaran unggul agresivitas gol dari Napoli.

Skuat arahan Klopp tak boleh lalai saat menghadapi Bayern Munchen di babak 16 besar Liga Champions. Menang atas Munchen bisa jadi modal bagi Liverpool untuk menatap juara setelah musim lalu digagalkan Real Madrid di final.

PSG Ikuti Juventus

Perjalanan PSG musim ini tak jauh beda dengan Juventus, yakni tampil dominan di kompetisi domestik. Les Parisiens juga berlari kencang meninggalkan para pesaingnya di puncak klasemen.

Sejauh ini PSG unggul 13 poin atas rival terdekatnya Lille. Selain itu, skuat arahan Thomas Tuchel juga masih memiliki dua laga lebih banyak.

PSG menjadi kandidat kuat juara Liga Perancis.PSG menjadi kandidat kuat juara Liga Perancis. (REUTERS/Charles Platiau)
Meski demikian, PSG harus menghadapi Manchester United di babak 16 besar Liga Champions. Asa PSG untuk melaju ke semifinal tak mudah lantaran Manchester United tengah bangkit usai ditangani Ole Gunnar Solskjaer.

Meski demikian PSG yang dihuni sederet pemain bintang macam Neymar, Kylian Mbappe, Edinson Cavani, dan Angel Di Maria, lebih diunggulkan ketimbang Man United. Tak hanya berjaya di kompetisi domestik, PSG berpeluang mewujudkan mimpi juara Liga Champions yang hingga kini belum pernah diraihnya.

Persaingan Ketat La Liga

Peta persaingan di La Liga musim ini berlangsung ketat. Meski berada di puncak klasemen, Barcelona hanya berjarak tiga poin dari rival terdekatnya Atletico Madrid.

Real Madrid yang berada di peringkat keempat memang saat ini tertinggal delapan poin dari Barcelona. Namun, El Real bisa memangkas jarak karena mengantongi satu pertandingan lebih banyak.

Barcelona dan Real Madrid juga masih punya kans melangkah lebih jauh di Liga Champions. Sebab lawan yang dihadapi di babak 16 besar terbilang mampu diatasi dua klub raksasa Liga Spanyol tersebut. Barca akan bertemu dengan Olympique Lyon, sementara Real Madrid meladeni Ajax Amsterdam.

Sementara itu dominasi Bayern Munchen di Bundesliga bisa terhenti musim ini lantaran tertinggal enam poin dari pemuncak klasemen Borussia Dortmund.

Munchen juga harus berjuang keras di Liga Champions karena lawan yang dihadapi nanti adalah Liverpool. Cedera yang kerap dialami Arjen Robben pun jadi salah satu faktor yang membuat gairah Munchen semakin menurun.

Dengan situasi tersebut tiga tim di awal: Juventus, Liverpool, dan PSG menjadi tim yang berpotensi meraih juara baik di level domestik maupun di Eropa. (har/har)