Guardiola Sindir Kepergian Brahim Diaz ke Real Madrid

CNN Indonesia | Rabu, 09/01/2019 16:25 WIB
Guardiola Sindir Kepergian Brahim Diaz ke Real Madrid Brahim Diaz menjadi pemain baru Real Madrid pada awal tahun 2019. (REUTERS/Juan Medina)
Jakarta, CNN Indonesia -- Manajer Manchester City Pep Guardiola mengungkit kepindahan Brahim Diaz ke Real Madrid dengan mengatakan para pemain yang tidak betah berada di klub bisa angkat kaki kapan saja.

Madrid memulai pergerakan pada bursa transfer awal tahun dengan mendatangkan Diaz yang merupakan produk jebolan tim muda Man City. Pemain asal Spanyol itu didatangkan Los Blancos dengan harga £21 juta atau lebih kurang senilai Rp378,9 miliar.

Menanggapi kepindahan pemain 19 tahun itu, Guardiola menyebut ada banyak faktor yang membuat pemain-pemain muda hengkang dari klub yang membesarkan mereka.


"Pemain muda membutuhkan waktu. David Silva contohnya, dia dipinjamkan ke klub besar sebelum menjadi seperti sekarang. Beberapa pemain memiliki kesabaran, beberapa lainnya tidak. Para pemain, keluarga mereka, agen mereka, mereka penentu keputusan terbaik para pemain," jelas Guardiola dikutip dari Express.

Sosok yang mengawali karier sebagai pemain dan pelatih di Barcelona menyatakan tidak bisa menahan pemain yang hengkang dan tidak ingin meraih kesuksesan bersama Man City.

Guardiola Sindir Kepergian Brahim Diaz ke Real MadridBrahim Diaz sudah pernah bermain 15 kali untuk Manchester City sejak musim 2016/2017. (Reuters/Craig Brough)
"Semoga para pemain tidak memutuskan pindah. Saya tidak menginginkan orang yang tidak mau berada di sini bersama kami dan meraih apa yang kami cita-citakan. Jika ada pemain yang tidak ingin berada di sini, pintu selalu terbuka untuk mereka," kata Guardiola.

Selain Brahim, Man City dan Guardiola juga kehilangan Jadon Sancho yang pergi ke Borussia Dortmund pada tahun lalu.

"Kami memperlakukan hal yang sama kepada Brahim, seperti apa yang kami lakukan kepada Phil [Foden] dan Jadon. Mereka adalah pemain penting tapi yang memilih menetap hanya Phil."

"Para pemain memenangkan kesempatan di lapangan. Anda harus melihat semua klub-klub besar di Erpa berapa banyak pemain muda mereka yang tampil di tim utama," ucap Guardiola. (bac)