Mantan Bek Timnas Indonesia U-19 Resmi ke Bhayangkara FC

CNN Indonesia | Jumat, 11/01/2019 15:05 WIB
Mantan Bek Timnas Indonesia U-19 Resmi ke Bhayangkara FC Bagas Adi Nugroho gabung Bhayangkara FC dari Arema. (INASGOC/Hery Sudewo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan bek Timnas Indonesia U-19 Bagas Adi Nugroho resmi merapat ke Bhayangkara FC. Bagas Adi pindah setelah sebelumnya memperkuat Arema FC.

Kepindahan Bagas Adi tersebut diamini Manajer Bhayangkara FC Sumardji yang ditemui CNNIndonesia.com saat memantau latihan The Guardian di Stadion PTIK Jakarta, Jumat (11/1)

"Sudah dirilis itu si Bagas Adi," kata Sumardji singkat.


Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan Bhayangkara FC dalam perekrutan Bagas Adi yang merupakan mantan kapten Timnas Indonesia U-19 pada 2016 lalu itu. Menurut Sumardji, ia membutuhkan pemain bertahan untuk melengkapi kebutuhan tim di kompetisi Liga 1 2019.

"Kami butuh pemain bertahan. Itu dari hasil evaluasi kami, butuh pemain di situ. Kami lihat prospek ke depan dia bagus, maka kami ambil," jelas Sumardji.

Saat ini Bhayangkara FC masih menunggu kedatangan satu pemain asing untuk menambah kekuatan lini belakang. Nama yang sudah disodorkan ke manajemen Bhayangkara FC yakni Anderson Salles, pemain asal Brasil.

Bhayangkara FC membutuhkan satu pemain asing lagi.Bhayangkara FC (kuning) membutuhkan satu pemain asing lagi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Meski begitu, manajemen masih dalam tahap memantau dan belum dapat memberikan kepastian terkait bergabungnya pemain yang merupakan mantan bek Clube Atletico Juventus tersebut.

"Itu baru masuk radar, belum kami pastikan. Kami lihat, kalau nanti dia datang, setelah lulus tes baru kami umumkan. Sebenarnya ini baru, jadi belum berani kami pastikan. Dia belum tes medis dan tanda tangan kontrak. Masih dipantau. Tidak diseleksi tapi kami mau lihat dulu, cocok enggak dengan tim," terangnya.

Di sisi lain, Bhayangkara FC tengah mengundang pesepakbola yang berstatus anggota Polri untuk mengikuti seleksi. Nantinya, manajemen bakal langsung memberikan kontrak jika pemain dianggap bagus dan layak untuk memperkuat The Guardian.

"Untuk pemain lokal sudah tutup. Kami juga lagi undang seleksi anggota Polri yang notabenenya adalah pemain sepa bola dan ada di klub. Sekaligus kami ajak reuni agar mereka tahu induknya di sini. Banyak [pemain], kalau oke bakal diambil," ungkapnya. (TTF/nva)