Nadeo Ngebet Dilatih Hendro Kartiko di Timnas Indonesia U-22

CNN Indonesia | Selasa, 15/01/2019 02:42 WIB
Nadeo Ngebet Dilatih Hendro Kartiko di Timnas Indonesia U-22 Nadeo Argawinata (tengah) tak minder bersaing dengan kiper lain. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kiper Borneo FC Nadeo Argawinata mengaku penasaran dilatih legenda kiper Timnas Indonesia, Hendro Kartiko, saat dipanggil bergabung mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia U-22.

Nadeo dipanggil ke Timnas Indonesia U-22 menggantikan Hilman Syah dari PSM Makassar yang terdegradasi di tahap pertama seleksi. Ini bukan kali pertama buat Nadeo dipanggil ke Timnas Indonesia, sebelumnya ia juga pernah dipanggil ke Timnas Indonesia U-19 pada saat dipegang Fakhri Husaini di 2015 lalu.

"Saya penasaran juga bagaimana dilatih sama Coach Hendro. Untuk saat ini saya belum merasakan dilatih oleh Coach Hendro karena beliau berhalangan hadir," kata Nadeo usai latihan di Lapangan A Senayan, Senin (14/1).


Di pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22 Nadeo bergabung dengan tiga penjaga gawang lain; Awan Setho Raharjo, Muhammad Riyandi dan Satria Tama. Ia berharap kehadirannya di Timnas Indonesia bisa menambah ilmu dan pengalamannya.

Kiper 21 tahun itu mengaku tak minder untuk bersaing dengan tiga nama lain yang dianggap sudah sering malang melintang di Timnas Indonesia. Ia justu bakal memanfaatkan kesempatan ikut di Timnas Indonesia U-22 untuk berbagi pengalaman dan ilmu dengan tiga kiper lainnya.

"Menurut saya harus diskusi bagaimana kekurangan kami, kelebihan kami. Jadi kami terus belajar dan gali ilmu agar lebih baik. Kembali pada penilaian pelatih lagi. Intinya belajar terus di sini, nanti dilihat saja akhirnya bagaimana," terangnya.

Para pemain menikmati persaingan di Timnas Indonesia U-22.Para pemain menikmati persaingan di Timnas Indonesia U-22. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
Selain Nadeo, Syafril Lestaluhu dan Jayus Hariono juga menjadi wajah baru yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia U-22. Ini jadi kali pertama keduanya dipanggil ke Tim Merah Putih.

Syafril yang merupakan gelandang Persib Bandung U-19 itu mengaku bersyukur dan senang dengan kesempatan yang didapatnya. Ia pun memilih untuk menikmati setiap proses yang dijalaninya tanpa memikirkan persaingan di dalam Timnas Indonesia itu sendiri.

"Persaingan, ya memang sepak bola itu persaingan, jadi menikmati saja. Tidak ada [bersaing], semua sama, bagus semua. Saya harus lebih berjuang lagi. Sekarang masih awal, awal masih capek [latihannya]," kata Syafril.

Di sisi lain, Jayus mengaku tak menyangka jika ia dipanggil ke Timnas Indonesia U-22. Salah satu hal yang disebut Jayus mungkin menjadi pertimbangan Indra Sjafri memilihnya yakni permainan keras yang kerap ia tunjukkan di lapangan bersama Arema FC.

"[Di Timnas Indonesia] sama saja, yang membedakan di Timnas Indonesia, saya banyak teman baru," tuturnya. (TTF/jun)