Alasan Persija Jakarta Tunjuk Kolev Jadi Pelatih

CNN Indonesia | Selasa, 15/01/2019 20:17 WIB
Persija Jakarta resmi menunjuk Ivan Kolev sebagai pelatih. Berikut alasan di balik keputusan Persija menunjuk Kolev. Persija Jakarta punya sejumlah alasan kuat menunjuk Ivan Kolev. (dok. Persija Jakarta)
Jakarta, CNN Indonesia -- Persija Jakarta resmi menunjuk Ivan Kolev sebagai pelatih baru menggantikan Stefano Teco. Ada sejumlah alasan yang membuat Macan Kemayoran menjatuhkan pilihan pada pelatih asal Bulgaria tersebut.

Persija yang berstatus sebagai juara Liga 1 2018 tentu akan membawa beban berat saat mengarungi kompetisi musim baru. Mereka dituntut tampil sempurna di tiap pertandingan yang mereka mainkan.

Dengan beban besar tersebut, Persija penuh keyakinan menunjuk Kolev sebagai pelatih anyar. Menurut Direktur Persija Gede Widiade, ada sejumlah alasan yang membuat Kolev jadi pelatih yang layak menangani Persija.


"Coba baca track record-nya. Ia sudah mengenal kultur sepak bola Indonesia dengan baik. Selain itu ia juga tak terkendala masalah komunikasi dengan pemain," ucap Gede seperti dikutip dari situs resmi Persija.

Kolev yang pernah menangani Persija pada tahun 1999 sudah punya jam terbang tinggi sebagai pelatih di Indonesia. Ia paham kultur sepak bola Indonesia dan bahkan sempat melatih Timnas Indonesia.

"[Alasan lain] manajemen juga tahu bagaimana cara Kolev melatih. Kolev dekat dengan pemain. Ia memperlakukan pemain seperti anaknya."
Ivan Kolev sudah menyaksikan latihan Persija pada Selasa (15/1).Ivan Kolev sudah menyaksikan latihan Persija pada Selasa (15/1). (dok. Persija Jakarta)
"Dia mampu mengayomi pemain dan Kolev juga bukan sosok baru di Persija lantaran pernah menangani tim ini sebelumnya," ujar Gede.

Gede juga yakin Kolev punya kesempatan bagus untuk membawa Persija kembali tampil gemilang musim mendatang. Gede menganggap hasil buruk Kolev bersama PS Tira lantaran disebabkan oleh masa adaptasi yang singkat.

"Sekarang di Persija masih banyak waktu, terutama untuk Liga 1. Mengingat Liga 1 kemungkinan bergulir setelah Pemilu, banyak waktu bagi Kolev untuk meramu tim," kata Gede. (ptr/sry)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK