Exco PSSI Akui Ada Pertemuan Sebelum Edy Mundur di Kongres

CNN Indonesia | Rabu, 23/01/2019 21:50 WIB
Exco PSSI Akui Ada Pertemuan Sebelum Edy Mundur di Kongres Anggota Exco PSSI Gusti Randa akui ada pertemuan sebelum Edy Rahmayadi mundur di Kongres PSSI. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
Jakarta, CNN Indonesia -- Anggota Exco PSSI Gusti Randa mengakui ada pertemuan antara pengurus pusat dengan sejumlah pemilik suara sebelum Edy Rahmayadi mundur dari Ketua Umum PSSI di Kongres.

Dalam program diskusi Mata Najwa di Trans7, Gusti mengatakan pertemuan tersebut sebatas informal terkait menampung pertanyaan-pertanyaan dari para voter terkait isu-isu yang menerpa PSSI.

"Anggota kami ingin ketemu dengan rumahnya. Pertemuan ini sifatnya informal. Saya tahu ada pertemuan di Hotel Royal yang datang dari daerah."


"Mereka mencari kami seperti Exco Komite Hukum, Pak Haruna [Soemitro], dan Pak Joko Driyono sebagai Waketum PSSI [saat itu]," ucap Gusti.

Dalam kesempatan itu, Gusti mengakui soal bagi-bagi uang dalam pertemuan itu, namun sifatnya hanya sebagai uang pengganti akomodasi hotel dan transportasi. Ia juga enggan menyebut jumlah uang pengganti tersebut.

Anggota Exco PSSI Gusti Randa mengakui ada pertemuan sebelum Edy Rahmayadi mundur di Exco PSSI. (Anggota Exco PSSI Gusti Randa mengakui ada pertemuan sebelum Edy Rahmayadi mundur di Exco PSSI. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Sebelumnya, terdapat pengakuan dari pemilik suara melalui rekaman yang diperdengarkan di Mata Najwa, ada bagi-bagi uang sebesar US1000 dola per orang sebelum Kongres PSSI di Bali.

"Mereka [para voter] dari daerah ke kami minta uang pengganti. Itu kan sama seperti KPSN [Komite Penyelamat Sepak Bola Nasional] yang menanggung tiket dan hotel," ujar Gusti.

Gusti pun menegaskan Edy Rahmayadi juga mengetahui terkait pertemuan informal tersebut. Ia pun mengakui hadir dalam pertemuan itu.

"Saat itu Bu Papat [Yunisal, anggota Exco PSSI] diperiksa dan minta konsultasi kepada saya selaku Komite Hukum."

"Dengan situasi seperti ini, seluruh pengurus sepak bola resah. Tentu tidak mungkin dong bertanya ke Mata Najwa. Masak iya dengan US$1000, mereka akan menggadaikan dirinya," tutur Gusti, kembali menjawab pertanyaan Najwa Shihab soal uang yang diberikan PSSI kepada voter. (bac/bac)