Usai pertandingan, Chan/Goh pun memberikan pelukan perpisahan buat Liliyana di akhir pertandingan. Chan memulai lebih dulu saat kedua pasangan saling bersalaman, sedangkan Goh menyusul dengan menyambangi Liliyana yang sedang merapikan tasnya di pinggir lapangan.
Baik Chan maupun Goh terlihat mengucapkan sesuatu kepada Liliyana yang akrab disapa Butet sambil berpelukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chan menilai Liliyana adalah karakter pemimpin yang baik di lapangan yang bisa membuat siapapun yang jadi pasangannya punya level permainan yang tinggi. Ia juga menyayangkan keputusan Liliyana yang memilih pensiun di usianya yang ke-33.
Chan Peng Soon/Goh Liu mendoakan yang terbaik bagi Liliyana Natsir di final Indonesia Masters 2019. (Foto: CNN Indonesia/Titi Fajriyah) |
"Mereka sangat bagus mainnya. Tapi hari ini kita bisa lihat, pertandingan berjalan seperti pertandingan persahabatan. Mereka masih mau menang, mereka berdua [Tontowi dan Liliyana] saling mendukung, penonton juga mendukung mereka," ungkap Chan.
"Pertama saya bertemu Liliyana, saya kagum. Tapi saya merasa rugi juga dia pensiun karena saya belajar banyak semasa dia masih bukutangkis," ujar Goh. (ttf/bac)
Chan Peng Soon/Goh Liu mendoakan yang terbaik bagi Liliyana Natsir di final Indonesia Masters 2019. (Foto: CNN Indonesia/Titi Fajriyah)