Jonatan dan Anthony Kehilangan Sosok Liliyana Natsir

CNN Indonesia | Kamis, 31/01/2019 00:57 WIB
Jonatan dan Anthony Kehilangan Sosok Liliyana Natsir Anthony Sinisuka Ginting turut menganggap Liliyana Natsir sebagai sosok inspiratif. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie dan Anthony Ginting ikut bersedih lantaran Liliyana Natsir memutuskan pensiun dari bulu tangkis.

Jonatan dan Anthony mengaku kehilangan sosok Liliyana, salah satu senior di Pelatnas PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) Cipayung yang sudah lebih dari dua dekade membela Indonesia.

"Kami sebagai junior dan rekan latihan merasa sedih, tapi kan namanya juga itu keputusan Ci Butet, ya kami harus ikut senang atas itu," kata Ginting kepada media di Jakarta, Rabu (30/1) siang.


Anthony menuturkan dia banyak belajar dan terinspirasi dari Liliyana. Dia pun ingin mencontoh Liliyana dalam mengejar prestasi di bulu tangkis.

"Kami juga berterima kasih banget sama Ci Butet yang sudah ngasih banyak banget prestasi untuk Indonesia dan menjadi inspirasi bagi kami, para juniornya. Ya, pokoknya kami semua sebagai juniornya di Pelatnas bisa mencontoh Ci Butet untuk mengejar prestasi kedepannya," ucap Anthony.

Jonatan dan Anthony Kehilangan Sosok Liliyana Natsir Liliyana Natsir menjalani laga terakhir dalam kariernya pada final Indonesia Masters 2019. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Sama seperti Anthony, Jonatan yang sehari-hari berinteraksi dengan Liliyana menilai sang senior merupakan pribadi yang rendah hati. Kehadiran Liliyana, membuatnya bersemangat meraih gelar.

"Ci Butet salah satu sosok senior yang humble dan membuat kami termotivasi untuk berprestasi lebih," ujar Jonatan.

Target Jonatan dan Anthony pada 2019

Pada tahun 2019, Jonatan dan Anthony mengusung target berbeda. Jonatan menarget untuk dapat meraih gelar perdana di ajang BWF World Tour Super 1000 dan Super 750 atau yang dahulu lebih tenar dengan istilah Super Series.

"Saya pribadi karna masih belum dapat (gelar) di Super Series, saya ingin dapat gelar Super Series," kata Jonatan.

Jonatan dan Anthony Kehilangan Sosok Liliyana Natsir Jonatan Christie belum pernah meraih gelar BWF World Tour. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Sementara itu, Anthony menargetkan meraih lebih banyak gelar bergengsi di tahun ini. Anthony tercatat sudah meraih tiga gelar di turnamen BWF World Tour yakni Korea Terbuka 2017, Indonesia Masters 2018, dan China Terbuka 2018.

Setelah gagal meraih gelar di Indonesia Masters 2019, Jonatan dan Anthony tengah mempersiapkan diri berburu gelar di turnamen-turnamen berikutnya. Terdekat, mereka akan berlaga di kejuaraan prestisius, All England 2019.

"Kalau di tunggal putra pasti lebih merata. Beda dengan ganda putra, ganda putri dan ganda campuran. Mungkin bisa dibilang ya juaranya itu-itu saja mayoritas. Namun, kalau di tungal putra, putri ya ketat juga. Siapapun bisa jadi juara," kata Jonatan.

"Jadi siapapun di tunggal putra dan putri punya kesempatan yang sama. Kami juga optimis," imbuh Ginting. (ptj/nva)