Solskjaer Ogah Dipanggil Bos di Manchester United

CNN Indonesia | Rabu, 06/02/2019 10:41 WIB
Solskjaer Ogah Dipanggil Bos di  Manchester United Ole Gunnar Solskjaer pernah menjadi pemain di Manchester United. (REUTERS/David Klein)
Jakarta, CNN Indonesia -- Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer meminta para staf di klub tersebut tidak memanggilnya dengan sebutan 'bos'.

Mantan penyerang Man United itu hanya ingin dipanggil dengan namanya saja seperti ketika ia baru bergabung dengan The Red Devils pada tahun 1996 ketika didatangkan Sir Alex Ferguson dari Molde.

"Ini adalah tentang nilai dalam keluarga. Saling memperhatikan, mendukung, dan tahu satu sama lain. Kath [resepsionis di tempat latihan Man United] adalah orang yang pertama saya lihat saat saya datang ke sini. Kemudian saya bertemu staf yang sudah berada di sini sejak saya masih bermain."


"Mereka memanggil saya 'bos'. Saya katakan kepada mereka, 'Berhenti melakukan itu. Nama saya Ole. Panggil saya Ole.' Kami telah bekerja bersama dan saling mengetahui satu sama lain sudah sejak lama. Saya tidak ingin mereka memanggil saya bos," kata Solskjaer dikutip dari ESPN.

Manajer yang membawa Man United tidak terkalahkan dalam 10 laga itu menegaskan keberadaan di kursi manajer tidak membuatnya lupa mengenai hubungan antarpribadi di dalam klub.

Solskjaer Terganggu dengan Panggilan 'Bos' di Man UnitedOle Gunnar Solskjaer memperhatikan hubungan antarpribadi dalam memimpin Manchester United. (REUTERS/Andrew Boyers)
"Kami harus menjaga nilai inti di dalam klub sepak bola, hubungan antara pelatih dan pemain, dan hubungan antara semua yang berada di Carrington [tempat latihan Man United]," ucap Solskjaer.

"Itulah yang saya kerjakan. Seharusnya ada hubungan dengan semua orang. Antara akademi dan tim utama. Saya pastikan kami akan mengirim pesan ke akademi bahwa ada kemungkinan di sini. Kami akan bekerja bersama. Itu adalah dasar dibentuknya klub ini," sambung sosok asal Norwegia itu.

Solskjaer dan Man United akan menghadapi jadwal padat menghadapi klub-klub ternama pada pekan depan. Setelah bertamu ke markas Fulham pada akhir pekan ini, Solskjaer dan anak asuhnya akan bertemu Paris Saint-Germain, Chelsea , dan Liverpool secara beruntun dalam tiga ajang berbeda yakni Liga Champions, Piala FA, dan Liga Inggris.

Pertandingan melawan PSG akan menjadi laga debut Solskjaer sebagai manajer dalam putaran final Liga Champions. (nva/bac)