Joy Flight, Ungkapan Terima Kasih TNI AU ke Liliyana Natsir

CNN Indonesia | Sabtu, 09/02/2019 17:26 WIB
Joy Flight, Ungkapan Terima Kasih TNI AU ke Liliyana Natsir Liliyana Natsir mendapatkan kesempatan naik pesawat Hercules milik TNI AU dan merasakan sensasi bermain bulutangkis di pesawat. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Joy flight yang digelar TNI AU bersama Liliyana Natsir merupakan bentuk ungkapan terima kasih TNI AU atas kerja keras Liliyana mengharumkan Indonesia selama ini.

Kepala Sub Dinas Penerangan Umum Dinas Penerangan Angkatan Udara Letkol (sus) Muhammad Yuris menyebut ada pesan moral yang ingin disampaikan dalam penerbangan yang ditempuh selama 45 menit dengan ketinggian jelajah mencapai 17.500 kaki di atas laut itu.

"Ini adalah ungkapan dari keluarga besar TNI-AU atas dedikasi, loyalitas, prerjuangan dan prestasi yang telah dipersembahkan Liliyana Natsir bagi Merah Putih," kata Yuris di Landasan Udara Halim Perdana Kusumah, Sabtu (9/2/).


"Dan kami bangga karena bukan hanya menjadi tentara kita bisa membela Merah Putih, namun apapun profesi kita kalau kita menunjukkan prestasi, mengharumkan nama bangsa itu adalah wujud bela negara yang sebenarnya," imbuhnya.

Ide untuk mengajak joy flight Liliyana muncul usai acara perpisahan Liliyana yang di Indonesia Masters pada 27 Januari lalu di Istora Senayan. Setelah itu, Yuris meminta Airmin (sebutan admin media sosial TNIA-AU) untuk menyampaikan undangan kepada Liliyana melalui media sosial TNI-AU.

Alhasil, Liliyana membalas ajakan tersebut dengan membalas pesan di Twitter TNI-AU.
TNI AU menyebut wujud bela negara bisa dalam berbagai bentuk, salah satu caranya ditunjukkan oleh Liliyana Natsir lewat prestasi di dunia bulutangkis.TNI AU menyebut wujud bela negara bisa dalam berbagai bentuk, salah satu caranya ditunjukkan oleh Liliyana Natsir lewat prestasi di dunia bulutangkis. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
"Waktu itu saya bilang coba di mention [menyebut] saja [akun media sosial Liliyana] di Twitter. Tapi sudah tidak aktif akunnya. Lalu coba di Instagram, tapi malah yang di Twitter yang dibalas," ungkap Yuris.

Penerbangan dimulai sejak pukul 10.45 WIB selama kurang lebih 45 menit dari Lanud Halim Perdanakusumah menuju Bandara Husain Sastranegara dan kembali lagi ke Halim.

Pada saat lampu hijau di dalam pesawat menyala, Liliyana langsung bermain bulutangkis di dalam cabin yang sudah dipasang net bersama dengan Debby Santoso, Yuris dan Co Pilot Kapten Penerbang Riki secara bergantian. Karena pada saat itu pesawat sedang terbang datar di jelajah dan setelah lampu hijau dimatikan permainan harus dihentikan lantaran pesawat sudah mau mendarat.

Selain mengajak joy flight Liliyana, TNI-AU juga memberi cindera mata berupa miniatur pesawat Hercules serta jaket milik TNI-AU.

"Jadi tidak harus mengangkat senjata, tidak harus bertempur di hutan untuk menjadi pahlawan, untuk menjadi seseorang yang memiliki jiwa bela negara. Tapi seperti Butet ini sebagai salah satu contoh yang ingin kami berikan kepada masyarakat, khususnya generasi muda sekarang, bahwa tidak mesti jadi tentara untuk bela negara," terangnya. (TTF/ptr)