Diejek Fan Man United, Di Maria Beri Dua Assist untuk PSG

CNN Indonesia | Rabu, 13/02/2019 08:28 WIB
Diejek Fan Man United, Di Maria Beri Dua Assist untuk PSG Angel Di Maria mendapat sambutan reaktif dari fan Manchester United di Stadion Old Trafford. (REUTERS/Phil Noble)
Jakarta, CNN Indonesia -- Di bawah tekanan suporter Manchester UnitedAngel Di Maria justru menjadi arsitek gol Paris Saint-Germain dalam laga pertama babak 16 besar Liga Champions Eropa.

Gelandang asal Argentina itu mendapat perhatian lebih di Stadion Old Trafford karena pernah berkostum Man United namun gagal bersinar dan kemudian pindah ke PSG.

Setiap Di Maria mendapat bola dan menggiring bola, sorakan kompak di kandang Man United itu terdengar seperti paduan suara.


Bahkan pada pertengahan babak pertama terdapat momen ketika Di Maria sempat beradu badan dengan Ashley Young hingga terhuyung-huyung dan menabrak pembatas lapangan dengan tribune sebelum terjatuh dan meringis kesakitan.

Berupaya tegar, Di Maria butuh waktu lebih dari satu babak untuk memberi kontribusi positif bagi PSG.

Sebuah sepak pojok yang dilepaskannya pada menit ke-55 menjadi umpan matang bagi Presnel Kimpembe yang mencetak gol pertama Les Parisiens ke gawang yang dikawal David de Gea.

Diejek Fan Man United, Di Maria Beri Dua Assist untuk PSGAngel Di Maria tampil sebagai starter ketika PSG menghadapi Manchester United. (REUTERS/Phil Noble)
Sempat merespons lemparan botol dengan mengambil botol tersebut dan seolah meminum isinya, pergerakan Di Maria pada menit ke-55 menggiring bola meneruskan sebuah serangan balik hingga kemudian melepas umpan yang berujung gol Kylian Mbappe.

Dalam statistik pertandingan yang dirangkum Sky Sports, Di Maria tercatat hanya memenangi satu dari sembilan duel perebutan bola. Kendati demikian, pemain 30 tahun itu mencetak tiga umpan kunci dan melakukan dua kali intersep serta mencatatkan akurasi umpan hingga 85,2 persen.

Menurut pelatih PSG Thomas Tuchel, Di Maria adalah pemain yang memiliki kemampuan bersaing di level teratas.

"Angel Di Maria adalah pemain yang sangat kompetitif. Dia tidak akan menjadi lemah ketika Anda mengejeknya," ujar Tuchel.

"Saya pikir dia memiliki hubungan yang baik dengan fan. Dia memang sedikit gugup dan perlu ditenangkan pada babak pertama. Pada akhirnya dia tampil bagus," sambung pelatih asal Jerman tersebut. (nva/nva)