Lopetegui: Saya Tidak Diberi Kesempatan di Real Madrid

CNN Indonesia | Jumat, 15/02/2019 17:17 WIB
Lopetegui: Saya Tidak Diberi Kesempatan di Real Madrid Julen Lopetegui cerita soal pemecatan dirinya dari Real Madrid. (REUTERS/Sergei Karpukhin)
Jakarta, CNN Indonesia -- Julen Lopetegui mengatakan tidak mendapat kesempatan untuk melakukan pembenahan membawa Real Madrid bangkit.

Lopetegui dipecat dari jabatan pelatih Los Blancos setelah tim itu dikecundangi Barcelona 1-5 di Stadion Camp Nou pada laga El Clasico di La Liga Spanyol.

Mantan pelatih Timnas Spanyol itu hanya empat setengah bulan melatih Madrid. Sangat jarang bagi pelatih yang hanya seumur jagung menangani klub raksasa macam El Real.


Bahkan, hanya dalam tiga bulan sejak ia aktif melatih, Lopetegui dipecat Madrid karena rekor peringkat terburuk Madrid di La Liga Spanyol. Los Blancos berada dalam peringkat kesembilan usai dikalahkan Barcelona.

Real Madrid hanya menjadi tempat sementara bagi Julen Lopetegui. (Real Madrid hanya menjadi tempat sementara bagi Julen Lopetegui. (Foto: REUTERS/Susana Vera)
Ia kemudian diganti oleh Santiago Solari yang merupakan pelatih akademi Real Madrid dan menangani tim pelapis.

Dikutip dari AS, Lopetegui akhirnya buka-bukaan soal pemecatannya oleh Madrid dan situasi sulit lain jelang pemecatan.

"Kami menjalani awal yang bagus, tim bermain sangat baik tapi kemudian kami mengalami tiga pekan yang sangat buruk."

"Saya hanya berharap memiliki waktu untuk mencari solusi karena hal ini bisa kembali normal dalam satu musim. Kami sempat yakin situasi ini akan berlalu. Saya tidak mendapatkan waktu [kesempatan]. Ini yang bisa saya jelaskan," ujar Lopetegui.

Meski dipecat, Lopetegui tak merasa dendam dengan Madrid. Ia bahkan tetap mendoakan Solari dan para pemain untuk bisa tampil lebih baik.

"Saya memiliki seluruh respek untuk pelatih baru [Solari] dan stafnya. Dan para pemain, saya sangat mencintai mereka. Mereka memiliki sikap fantastis dengan saya."

"Saya tidak akan mengatakan hal buruk tentang Real Madrid. Melatih klub itu merupakan pengalaman terbaik bagi pelatih manapun," ucap Lopetegui. (bac/sry)