Ramos Sengaja Dapat Kartu Kuning di Laga Ajax vs Real Madrid

CNN Indonesia | Kamis, 14/02/2019 16:15 WIB
Ramos Sengaja Dapat Kartu Kuning di Laga Ajax vs Real Madrid Sergio Ramos akui sengaja mendapat kartu kuning lawan Ajax. (REUTERS/Eva Plevier)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kapten Real Madrid Sergio Ramos mengakui sengaja melakukan pelanggaran untuk mendapatkan kartu kuning di pengujung laga melawan Ajax Amsterdam pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Selasa (12/2).

Los Blancos berhasil memenangi pertandingan dengan skor 2-1 di markas Ajax, Johan Cruyff Arena. Dua gol kemenangan Real Madrid dicetak Karim Benzema dan Marco Asensio sementara gol balasan tuan rumah ditorehkan Hakim Ziyech.

Salah satu insiden kontroversial terjadi saat Ramos melakukan pelanggaran tak perlu kepada Kasper Dolberg yang berbuah kartu kuning di menit-menit akhir.


Kartu kuning ini membuat Ramos absen pada leg kedua melawan Ajax yang akan digelar di Santiago Bernabeu dan bisa tampil di perempat final Liga Champions jika Real Madrid lolos.

Sergio Ramos lakukan pelanggaran tak perlu di menit-menit akhir.Sergio Ramos lakukan pelanggaran tak perlu di menit-menit akhir. (REUTERS/Wolfgang Rattay)
"Tentu bohong jika saya mengatakan pelanggaran itu tidak disengaja. Itu adalah sesuatu yang sudah saya pikirkan," kata Ramos seperti dikutip Marca.

Meski demikian, Ramos juga memuji penampilan gemilang skuat muda De Godenzonen yang sanggup menebar ancaman di sepanjang laga. El Real pun terpaksa bermain efektif untuk memenangkan pertandingan.

"Secara keseluruhan kami bermain efektif. Sepak bola tidak selalu mempertontonkan permainan indah dan kami harus tahu bagaimana menafsirkan sebuah pertandingan," ujarnya.

Hal yang sama pernah dilakukan Ramos saat menghadapi lawan yang sama, Ajax, di fase grup Liga Champions 2010. Ramos dan Xabi Alonso sengaja melakukan pelanggaran hingga diganjar kartu merah agar bisa tampil di fase gugur.

Setelah diselidiki Komisi Disiplin UEFA, Ramos dan Alonso akhirnya dikenakan sanksi berupa denda meski tetap diperbolehkan tampil di babak gugur. (jun/bac)