Jelang Lawan Barcelona, Presiden Lyon Ejek Lionel Messi

CNN Indonesia | Selasa, 19/02/2019 17:44 WIB
Jelang Lawan Barcelona, Presiden Lyon Ejek Lionel Messi Lyon sudah menyiapkan skema untuk menghentikan Lionel Messi. (REUTERS/Albert Gea)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jelang duel Liga Champions, Presiden Lyon Jean-Michel Aulas menyebut bintang Barcelona, Lionel Messi tidak pernah memberikan penampilan mengesankan ketika menghadapi mereka.

Aulas menilai Messi tidak pernah benar-benar ada di level terbaik ketika menghadapi Lyon. Seolah ingin memanaskan suasana, Aulas bahkan menyebut Cristiano Ronaldo sebagai lawan paling tangguh.

"Cristiano Ronaldo saat ia bersama Manchester United di 2004. Kami unggul 2-0 saat babak pertama dan kemudian dia bangkit."


"Kami sudah menghadapi pemain seperti David Beckham, dan Messi. Namun pemain Argentina tersebut [Messi] tidak pernah benar-benar menginspirasi saat menghadapi kami," ujar Aulas kepada Le Figaro, dikutip dari Express.

Aulas berharap performa Messi yang kurang impresif kembali berlanjut ketika Lyon berduel lawan Barcelona dalam babak 16 besar Liga Champions.
Presiden Lyon menyebut Lionel Messi tidak terlalu berbahaya ketika menghadapi mereka.Presiden Lyon menyebut Lionel Messi tidak terlalu berbahaya ketika menghadapi mereka. (REUTERS/Sergio Perez)
"Kami harap hal tersebut kembali berlanjut. Dia mungkin saja menderita flu, maka hal itu adalah sebuah hal yang bagus," ucap Aulas.

Komentar Aulas terbilang tak sepenuhnya tepat lantaran Messi tampil cukup tajam ketika menghadapi Lyon. Dalam empat duel sejak Messi tampil di tim senior Barcelona, Messi berhasil mencetak tiga gol. Satu-satunya duel ketika Messi gagal mencetak gol adalah ketika Lyon bermain imbang lawan Barcelona dengan skor 1-1 pada 2009.

Setelah duel di 2009 tersebut, Barcelona dan Lyon tak lagi pernah berjumpa di Liga Champions.

Manajer Lyon Bruno Genesio sendiri sudah mempersiapkan sistem yang bertujuan menghentikan dan meredam pergerakan Messi.

"Rencana anti-Messi adalah kami bermain kolektif, kami semua harus memberikan respons. Kami harus memperkuat lini tengah dan memberikan tekanan di sekitar Messi."

"Jika kami menerapkan penjagaan individu, dalam momen tertentu, Messi akan tetap membuat perbedaan," kata Genesio. (ptr/nva)