Dihukum Lama, Khabib Nurmagomedov Pilih Latihan Tinju

CNN Indonesia | Kamis, 21/02/2019 06:50 WIB
Dihukum Lama, Khabib Nurmagomedov Pilih Latihan Tinju Khabib Nurmagomedov berlatih tinju di Moskow. (Ethan Miller/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Petarung seni bela diri campuran (MMA) kelas ringan UFC, Khabib Nurmagomedov, berlatih tinju dalam mengisi waktu luang akibat hukuman larangan bertarung selama sembilan bulan.

Latihan tinju Khabib ia unggah dalam bentuk video lewat akun pribadi Instagram @khabib_nurmagomedov pada Selasa (19/2). Dilansir dari situs RT pada Rabu (20/2), petarung Rusia berusia 30 tahun tersebut sedang menajamkan kemampuan bertinju dalam menyambut sebuah pertarungan yang disebut bakal berlangsung di Stadion Luzhniki pada musim panas ini.

Dalam video tersebut, Khabib tampak berlatih bersama pelatih tinju kelas dunia bernama Artur 'Ali' Piduriev dalam Pusat Pengembangan Tinju di Moskow. Sebelumnya Ketua Badan Organisasi Rusia Umar Kremlev membenarkan ada rencana terhadap Khabib untuk berkompetisi dalam sebuah pertarungan tinju dalam waktu dekat.


"Kami sudah berdiskusi untuk mengalihkan dia dari MMA ke tinju. Kami juga berdiskusi menyelenggarakan pertarungan tinju di Rusia. Saya belum bisa menyebut nama dari lawan bertarung Khabib karena negosiasi masih berlangsung," kata Kremlev.

"Akan tetapi kami ingin menggelar pertarungan Khabib di Stadion Luzhniki, tepat sebelum Kejuaraan Dunia Tinju yang juga akan berlangsung di Rusia tahun ini [pada September]," Kremlev menambahkan.

Khabib dihukum lantaran diklaim berbuat rusuh usai UFC 229.Khabib dihukum lantaran diklaim berbuat rusuh usai UFC 229. (Harry How/Getty Images/AFP)
Lebih lanjut, Kremlev juga memberikan penjelasan terkait petinju Amerika Serikat Floyd Mayweather Jr. yang sempat disebut-sebut menjadi calon lawan Khabib.

"Bukan hanya Mayweather, bisa juga [petinju Filipina, Manny] Pacquiao. Atau beberapa nama besar lain dari dunia tinju. Untuk pertarungan seperti ini, kami berekspektasi menggaet hingga 100 ribu penonton di stadion," ucap Kremlev.

[Gambas:Instagram]
Saat ini Khabib masih menjalani sanksi skors dari Komisi Atletik Nevada (NAC) tak boleh bertanding di negara bagian tersebut selama sembilan bulan dan denda US$500 ribu atau setara Rp7 miliar. Hukuman skors tersebut terhitung mulai sejak ia bertanding di UFC 229 pada Oktober 2018 dan berakhir pada Juli mendatang.

Khabib dihukum lantaran membuat kerusuhan di T-Mobile Arena, usai mengalahkan petarung Republik Irlandia Conor McGregor dengan cekikan leher di UFC 229. Ia menaiki pagar oktagon dan menyerang rekan McGregor, Dillon Danis.

Khabib melakukan aksinya tersebut lantaran terpancing dengan provokasi rekan lawannya itu di luar oktagon. Sementara itu, McGregor juga mendapatkan hukuman selama enam bulan dan denda US$50 ribu atau kurang lebih Rp702 juta dari NAC. (sry/bac)