Exco PSSI Pastikan Kongres Luar Biasa Digelar Setelah Pilpres

CNN Indonesia | Rabu, 20/02/2019 13:46 WIB
Exco PSSI Pastikan Kongres Luar Biasa Digelar Setelah Pilpres Anggota komite eksekutif PSSI pastikan Kongres Luar Biasa terjadi pada 2019. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
Jakarta, CNN Indonesia -- Anggota Exco PSSI Gusti Randa memastikan Kongres Luar Biasa (KLB) bakal digelar setelah Pemilihan Presiden (Pilpres) 17 April. Jadwal itu sudah sesuai dengan aturan yang ada di statuta FIFA.

Gusti mengatakan PSSI tidak boleh melanggar tahapan-tahapan sebelum menggelar KLB, termasuk pembentukan Komisi Pemilihan yang bakal menerima pendaftaran calon Ketua Umum PSSI selanjutnya.

"[KLB] pasti setelah Pilpres. Sekarang banyak yang mau jadi Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, Exco 12 orang, harus dibentuk dulu KPU [Komisi Pemilihan Umum] nya, nanti baru melakukan notifikasi mana yang sesuai [persyaratan] baru dimulai pemilihannya," kata Gusti Randa ketika dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (20/2).


Pembentukan KPU juga disebut Gusti harus melewati kongres yang juga bernama KLB. Dijelaskan Gusti, yang disebut KLB pada regulasi adalah kongres dengan agenda tunggal.

"Setelah diputuskan oleh Exco bahwa akan menggelar KLB maka sehabis Pemilu, kira-kira di bulan Mei atau Juni akan KLB untuk membentuk KPU. Setelah itu baru digelar KLB lagi pemilihan," ungkap Gusti Randa.

Exco PSSI Pastikan Kongres Luar Biasa Digelar Setelah PilpresGusti Randa menyatakan KLB akan berlangsung setelah Pilpres 2019. (CNNIndonesia/M Arby Rahmat)
Setelah KPU terbentuk, lanjut Gusti, di regulasi disebutkan bahwa sebelum delapan minggu para pemilik suara harus sudah mendapatkan jadwal serta nominasi calon Ketua Umum, Wakil Ketua Umum dan Exco yang bakal mengikuti pemilihan di KLB.

"Memang tahapannya mau tidak mau melewati Pemilu. Kalau tidak sesuai aturan nanti kita bisa disanksi. Kita lewati Pemilu karena banyak program, ada Piala Presiden dan segala macam, masa kita enggak pikirin," terangnya.

"Pokoknya kita bukan cuma cari ketua umum saja, semuanya. Sesuai aspirasi wartawan, media, pengamat sepak bola, politisi, program tv, masyarakat maunya semua harus diganti ya sudah kita aspirasikan saja. Kita mau siapapun yang terpilih kita dukung mudah-mudahan seperti doanya kalau ini diubah, PSSI bisa jadi juara dunia," sambung Gusti.

Sementara itu, dalam waktu dekat Gusti Randa juga bakal menjadi perwakilan dari Exco PSSI yang bakal berangkat ke Kantor FIFA di Zurich, Swiss. Ditemani perwakilan dari Kesekjenan PSSI, keduanya bakal lebih dulu meminta arahan dan rekomendasi FIFA untuk KLB.

"Kemungkinan saya yang ke FIFA. Rencananya harus dalam waktu dekat, karena berita ini sudah mendunia. Jangan sampai mereka [FIFA] salah tangkap dulu. Bisa dalam 1-2 minggu ini ke Zurich," tutupnya. (nva/bac)