Keputusan ini diambil dalam rapat Komite Eksekutif PSSI yang dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI Joko Driyono di kantor PSSI, Jakarta, Selasa (19/2) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk menyiapkan KLB dengan dua agenda itu dan mempertimbangkan padatnya program PSSI, termasuk menjaga komitmen partner komersial kompetisi profesional. Serta untuk menghormati agenda besar politik nasional," kata Joko Driyono dalam laman resmi PSSI.
Edy Rahmayadi mundur dari Ketua PSSI di Konges PSSI. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana) |
Saat ini organisasi sepak bola Indonesia sedang dalam sorotan terkait aksi pengaturan skor. Sebanyak 15 orang ditetapkan sebagai tersangka, termasuk sejumlah anggota Exco PSSI.
Joko Driyono sendiri saat ini tengah menyandang status tersangka dalam kasus perusakan barang bukti di kantor Komisi Disiplin [Komdis] PSSI beberapa waktu lalu. Ia diduga menyuruh tiga orang untuk mengambil barang bukti.
"Jadi yang bersangkutan jawab memang, jawab alasannya memang untuk menyuruh orang mengamankan barang tersebut," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Selasa (19/2). (jun)
Edy Rahmayadi mundur dari Ketua PSSI di Konges PSSI. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)