Demikian diungkapkan Dwi Irianto dalam program Mata Najwa, Rabu (20/2) malam. Dwi kini ditahan di Polda Metro Jaya terkait pengaturan skor di Liga 3 hasil laporan dari mantan manajer Persiba Banjar Negaya, Lasmi Indaryani.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria yang akrab disapa Mbah Putih itu mengungkapkan tarif 'upeti' kepada wasit di tiap kasta kompetisi berbeda-beda. Kompetisi paling elite punya tarif lebih besar.
Plt Ketum PSSI Joko Driyono tersangka pengrusakan barang bukti. (ANTARA FOTO/Wibowo Armando) |
Pertama, biasanya Mbah Putih mengajak perangkat pertandingan untuk makan bersama beberapa hari jelang pertandingan dilanjutkan dengan negosiasi harga.
"Biasanya setelah dari komite, kita ajak makan malam perangkat pertandingan," ujarnya.
"Saya menyesal. Dalam artian, saya tidak paham. Mohon maaf, saya awalnya dimintai tolong. Tapi akhirnya saya seperti ini. Baru saya sadar ini kejahatan setelah diskusi dengan penyidik. Saya bersalah melakukan ini. Dengan bapak-bapak polisi inilah saya sadar," tutur Mbah Putih sambil menahan tangis. (jun)
Plt Ketum PSSI Joko Driyono tersangka pengrusakan barang bukti. (ANTARA FOTO/Wibowo Armando)