Ezra Absen Pemakaman Kakek Demi Timnas Indonesia U-23

CNN Indonesia | Kamis, 14/03/2019 15:04 WIB
Ezra Absen Pemakaman Kakek Demi Timnas Indonesia U-23 Ezra Walian melakukan debut membela Timnas Indonesia pada 2017. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ezra Walian tidak menghadiri pemakaman sang kakek demi bergabung bersama pelatih Indra Sjafri dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia U-23 jelang Kualifikasi Piala Asia U-23 2020

Kakek Ezra meninggal pada Senin (11/3) menjelang keberangkatan Ezra ke Jakarta untuk bergabung dalam pelatnas Timnas Indonesia U-23 yang sudah berlangsung sejak awal Februari 2018. Demi mendiang sang kakek, Ezra berjanji tampil maksimal dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia U-23.

"Senin, kakek saya baru saja meninggal. Itu sulit buat saya dan keluarga saya. Proses penguburannya baru berlangsung Jumat (15/3) nanti. Saya tahu dia ingin saya berada di sini, dan saya akan menunjukkan apa yang saya bisa demi kakek saya," ujar Ezra usai menjalani latihan perdana di Lapangan A Senayan, Kamis (14/3).


Pada pelatnas kali ini, Ezra akan menjalin kerja sama dengan Indra untuk kali pertama. Pemain naturalisasi itu sebelumnya pernah masuk skuat Merah Putih yang dilatih Luis Milla, baik dalam laga persahabatan dan SEA Games 2018.

"Bagus, dia orangnya ramah dan dia beri saya kesempatan untuk menunjukkan kemampuan saya. Itu sangat bagus," kata Ezra.

Ezra Unjuk Kemampuan di Hadapan Pelatih Timnas Indonesia U-23Ezra Walian memperkuat Timnas Indonesia di SEA Games 2017. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
Ezra menjadi salah satu pemain yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22 sejak persiapan menuju Piala AFF U-22. Namun ia tidak mendapatkan izin dari klubnya, RKC Waalwijk, untuk pulang ke Indonesia.

Penyerang 21 tahun itu baru mendapat izin untuk bergabung dengan Timnas Indonesia U-23 pada Kualifikasi Piala Asia U-23 di Vietnam mulai 22-26 Maret mendatang.

Sebelum Ezra bergabung, Indra mengaku belum mengetahui sosok pemain 21 tahun itu secara personal, termasuk dengan cara bermainnya. Indra juga mengaku kesulitan mendapatkan video rekaman saat Ezra tampil bersama RKC Waalwijk yang kini berada di kasta kedua liga sepak bola Belanda.
Ezra Unjuk Kemampuan di Hadapan Pelatih Timnas Indonesia U-23
Ezra mengatakan bakal menunjukkan kemampuan terbaiknya di depan Indra dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia U-23.

"Saya akan berlatih sangat keras, dan menunjukkan kemampuan yang saya miliki. Ini adalah kali pertama saya bekerja dengannya. Kemarin saya bertemu dan kami saling berdiskusi satu sama lain, saya harap saya bisa berkembang di bawah asuhannya," ucap Ezra.

Usai latihan perdana, Ezra yang pernah berseragam Almere City FC itu berpendapat semua pemain yang tergabung di Timnas Indonesia U-23 kali ini berada dalam satu level kemampuan yang sama.

Sebelum kedatangan Ezra, Indra sudah memiliki Marinus Wanewar dan Dimas Drajad sebagai penyerang di Timnas Indonesia U-22. Kehadiran Ezra bakal membuat persaingan di lini depan cukup panas untuk masuk dalam kuat inti Timnas Indonesia U-23.

"Saya lihat para penyerang di tim adalah para penyerang yang bagus dan itu baik untuk kita. Saya kira semua mampu bermain baik dan mereka juga memiliki kemampuan uniknya masing-masing. Saya senang berada di antara para penyerang seperti itu," ucap Ezra. (nva/bac)