Umuh Sedih Eks Plt Ketum PSSI Joko Driyono Ditahan

CNN Indonesia | Selasa, 26/03/2019 01:55 WIB
Umuh Sedih Eks Plt Ketum PSSI Joko Driyono Ditahan Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mengaku prihatin dengan ditahannya Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
Jakarta, CNN Indonesia -- Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mengaku prihatin dengan penahanan mantan Plt. Ketua Umum PSSI Joko Driyono Satgas Anti Mafia Bola pada Senin (25/3). Umuh pun berharap peristiwa ini menjadi yang terakhir.

Jokdri ditahan untuk proses penyidikan selanjutnya, terkait kasus perusakan barang bukti di kantor Komisi Disiplin PSSI, beberapa waktu lalu. Ia mendekap dalam penjara mulai hari ini hingga 13 April.

"Saya hanya ikut prihatin saja ya, dan apa pun semua orang berjuang untuk persepakbolaan dengan kejadian seperti ini. Mudah-mudahan ini terakhir dan tidak ada lagi kejadian-kejadian seperti ini. Dan mungkin ada beberapa [tokoh lain] yang dibidik dari Satgas Anti Mafia Bola," kata Umuh kepada CNNIndonesia.com .


Jokdri ditahan atas tindakan yang tercantum dalam Pasal 363, 235, 233, dan 221 Junto Pasal 55 KUHP. Ia dinyatakan memiliki motif agar pihak kepolisian tidak bisa menggali lebih dalam terkait bukti yang dibutuhkan dalam penanganan kasus tersebut.

Umuh Sedih Eks Plt Ketum PSSI Joko Driyono DitahanMantan Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, telah ditahan oleh pihak kepolisian. (Foto: Antara foto)
Kini tugas dan fungsi jabatan Plt. Ketum PSSI dijalankan anggota komite eksekutif (Exco) PSSI Gusti Randa. Komisaris PT Liga Indonesia Baru (LIB) tersebut mendapat Surat Tugas Nomor 1015/UDN/568/III-2019 dari Joko Driyono untuk menjalankan roda organisasi harian PSSI dan mengambil langkah-langkah khusus yang diperlukan.

Terkait hal tersebut, Umuh merasa kecewa atas penunjukkan Gusti Randa itu.

"Kenapa harus diserahkan ke seseorang begitu? Harusnya [Joko] legowo, [mundur] baik-baik. Akhirnya seperti ini, harusnya kemarin Pak Joko kembalikan lagi ke pemilik suara [PSSI terkait jabatan Plt. Ketum PSSI]," ucap Umuh.

"Itu lebih bagus, kasihan lah sekarang ribet sendiri. [Jabatan Plt. Ketum PSSI] diberikan ke seseorang yang tidak jelas juga. Nanti jadi masalah lagi, jadi berantai terus," ucapnya menambahkan. (map/jal)