Sosok Asep selalu hadir dalam setiap konferensi pers jelang atau setelah pertandingan Timnas Indonesia U-23. Asep juga selalu ada di samping Coach Indra ketika ditemui wartawan asing di pinggir lapangan seusai latihan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apa yang bisa saya kerjakan untuk membantu Timnas Indonesia, dan itu positif maka saya lakukan," ucap Asep menambahkan.
Fisioterapis Timnas Indonesia U-23 Asep Azis. (CNNIndonesia.com/Surya Sumirat) |
"Awalnya pasti kurang percaya diri untuk menerjemahkan, takut salah arti. Tapi kalau enggak berani coba, ya tidak akan maju. Untuk saat ini Coach Indra percaya dengan saya," tutur Asep.
Asep yang kini tinggal di Surabaya juga tak membantah pernah memiliki kekhawatiran menjadi penerjemah. Namun ia juga punya siasat untuk mengusir kegundahannya itu saat di depan media asing.
"Jadi memang sangat hati-hati sekali dan pemilihan kosa katanya jangan sampai salah arti. Karena saya sendiri enggak bisa menerjemahkan kata per kata. Tapi ambil kesimpulannya lalu saya sampaikan lagi," ujar Asep yang juga instruktur fisioterapi itu melanjutkan.
"Karena di sini lebih sedikit yang mengerti bahasa Inggris, dengan segala keterbatasannya apa yang disampaikan mereka tetap kami coba jawab," ucap Asep memaparkan. (nva/sry/jal)
Fisioterapis Timnas Indonesia U-23 Asep Azis. (CNNIndonesia.com/Surya Sumirat)