Pelatih Persija Akui Kesulitan Mencetak Gol Tanpa Simic

CNN Indonesia | Jumat, 29/03/2019 05:30 WIB
Pelatih Persija Akui Kesulitan Mencetak Gol Tanpa Simic Marko Simic tak bisa membela Persija Jakarta karena harus (dok. Persija Jakarta)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Persija Jakarta, Ivan Kolev, mengakui daya ledak skuat Macan Kemayoran di lini tengah berkurang tanpa kehadiran penyerang Marko Simic.

Tanpa Simic, Persija mengalami kekalahan dari Kalteng Putra dalam babak semifinal Piala Presiden 2019 di Stadion Patriot Candrabhaga, Kamis (28/3). Persija kalah lewat adu penalti setelah imbang 1-1 selama 90 menit.

Penurunan performa dari lini serang yang kesulitan membobol gawang lawan tanpa keberadaan penyerang asal Kroasia itu diakui pelatih Persija, Ivan Kolev.


"Ya itu jelas [daya ledak Persija kurang tanpa Simic]. Tapi saya tidak mau komentar lebih jauh soal ini agar tidak dia dianggap cari alasan kekalahan dari Kalteng Putra. Saya percaya dengan pemain yang ada sampai hari ini," kata Kolev dalam konferensi pers usai pertandingan.

Pelatih Persija Akui Kesulitan Bobol Gawang Lawan Tanpa SimicMarko Simic menjadi salah satu andalan Persija Jakarta ketika menjuarai Piala Presiden 2018. (ANTARA FOTO/Maulana Surya)
Simic saat ini masih berada di Australia untuk menjalani pengadilan pada 9 April mendatang terkait dugaan pelecehan.

Simic menjadi terduga pelaku pelecehan dalam penerbangan dari Bali ke Sydney. Simic yang saat itu bersama rombongan Persija Jakarta tengah dalam perjalanan menghadapi Newcastle Jets, dilaporkan karena menyentuh seorang penumpang wanita.

Senada dengan Kolev, bek Persija Maman Abdurrahman juga merasakan hal yang sama mengenai ketiadaan Simic.

"Itu jadi sedikit permasalahan, tetapi saya pribadi tetap percaya dengan teman-teman yang ada," katanya.

Gol Kontroversi Kalteng Putra

Dalam laga menghadapi Kalteng Putra, Persija kebobolan lebih dulu dalam waktu normal. Gol tersebut menuai kontroversi karena Patrich Wanggai dianggap menggunakan tangan untuk memasukkan bola ke gawang.

Kolev menyatakan tidak bisa menerima alasan wasit Thoriq Alkatiri yang mengaku tak melihat proses gol Wanggai yang memanfaatkan sepak pojok Diogo Campos.

"Pertandingan seperti ini susah. Saya tadi tanya wasit, 'Kenapa itu?' Wasit bilang tidak lihat. Seharusnya wasit lihat karena dia yang ada di lapangan. Itu gol yang tidak masuk di akal saya. Selamat untuk Kalteng, kami akan terus bekerja untuk perbaikan mendatang. Saya terima kasih juga kepada suporter," kata Kolev.

Usai gol kontroversial, Persija berhasil menyamakan kedudukan Pada menit ke-77 lewat Bruno Matos. Kalteng Putra memastikan ke babak semifinal dengan memenangi babak adu penalti dengan skor 5-3. (nva/jun)