Kejatuhan Marquez dan Sejarah Baru di MotoGP Amerika

CNN Indonesia | Senin, 15/04/2019 11:33 WIB
Kejatuhan Marquez dan Sejarah Baru di MotoGP Amerika Kejatuhan Marc Marquez berarti sejarah baru di MotoGP Amerika Serikat. (AP Photo/Eric Gay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kejatuhan Marc Marquez di Sirkuit of The Americas, Minggu (14/4), berarti sejarah baru dicatatkan di MotoGP Amerika Serikat.

Pasalnya, untuk kali pertama Marquez gagal finis setelah selalu berjaya di MotoGP Amerika Serikat. The Baby Alien terjatuh di tikungan ke-12 di sisa 12 lap setelah sempat unggul 3,8 detik dari Valentino Rossi.

Marquez memang melesat begitu cepat di awal-awal lap sehingga menciptakan kesenjangan jarak yang begitu lebar dengan Rossi. Seandainya tidak terjatuh, pebalap Repsol Honda tersebut bisa saja mengulangi kemenangannya dengan jarak yang cukup jauh seperti di MotoGP Argentina, Sirkuit Termas de Rio Hondo.


Dengan demikian, kegagalan Marquez finis menjadi rekor buruk tersendiri setelah selalu memenangkan podium pertama sebanyak enam kali beruntun sejak musim 2013.

Valentino Rossi finis di posisi kedua MotoGP Amerika Serikat. (Valentino Rossi finis di posisi kedua MotoGP Amerika Serikat. (Foto: AP Photo/Eric Gay)
Marquez sebelumnya benar-benar dominan pada balapan MotoGP Amerika di Sirkuit Americas. Sejak musim 2013, Marquez selalu merebut pole dan meraih kemenangan di MotoGP Amerika. Musim ini Marquez sukses merebut pole, sempat memimpin balapan, tapi kemudian terjatuh.

Di MotoGP Amerika Serikat musim ini, Alex Rins sukses meraih podium pertama. Sukses Rins di Sirkuit the Americas juga menjadi sejarah baru karena ini merupakan kali pertama pebalap Suzuki itu menang di salah satu seri MotoGP.

Di podium ketiga diraih Jack Miller. Sementara rekan Marquez, Jorge Lorenzo, juga gagal finis setelah memutuskan keluar lintasan larena masalah motor yang ditungganginya.

Kejatuhan Marquez Berarti Sejarah Baru di MotoGP Amerika
Rossi sendiri sebenarnya sempat memimpin balapan setelah melakukan pengereman telat dengan mendahului Rins. Namun, pebalap asal Spanyol tersebut kembali mengambil alih posisi terdepan memanfaatkan posisi The Doctor sedikit ke luar jalur. (bac/har)