Bek Timnas Indonesia Ingin Presiden Peduli HAM di Papua

CNN Indonesia | Selasa, 16/04/2019 15:54 WIB
Bek Timnas Indonesia Ingin Presiden Peduli HAM di Papua Bek Timnas Indonesia Rudolof Yanto Basna ingin Capres yang peduli terhadap HAM dan Papua. (Antara/Wahyu Putro A)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bek Timnas Indonesia Rudolof Yanto Basna yang juga memperkuat klub Liga 1 Thailand Sukhothai menginginkan pemimpin negara yang peduli dengan kondisi Indonesia bagian timur, khususnya Papua, dalam pemilihan presiden (Pilpres) tahun ini.

Hari pencoblosan Pemilihan Legislatif dan Pilpres di Pemilu 2019 akan digelar serentak di Indonesia pada Rabu (17/4). Yanto sudah menggunakan hak pilihnya di Thailand.

Keinginan Yanto untuk pemimpin lima tahu mendatang sederhana saja. Siapa pun yang nanti terpilih, kata dia, semoga bisa membawa dan memimpin Indonesia lebih baik lagi ke depannya.


"Dan kalau saya pribadi, semoga bisa menyelesaikan masalah HAM [Hak Asasi Manusia] di tanah Papua. Karena saya orang Papua, jadi saya rasa itu sangat penting untuk kami," ucap pemain kelahiran Sorong tersebut kepada CNNIndonesia.com pada Selasa (16/4).

Rudolof Yanto Basna (kiri) saat masih membela Sriwijaya FC. (Rudolof Yanto Basna (kiri) saat masih membela Sriwijaya FC. (Foto: ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)
Sebelumnya, pelatih Timnas Indonesia U-23 Indra Sjafri juga berharap banyak presiden terpilih nanti bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik lagi, terutama di ranah olahraga.

"Bismillah, semoga pemimpin yang atas izin Allah adalah yang terbaik untuk bangsa kita. Indonesia yang lebih sejahtera, damai, dan punya prestasi dunia di bidang olahraga," ucap Indra.

Bek Timnas Indonesia Ingin Capres Peduli HAM dan Papua
Indra saat ini berada di kediamannya di kawasan Umbulharjo, Yogyakarta, dan akan menggunakan hak pilihnya di sana. (map/bac)