Pelatih Chelsea Kecewa Arsenal Singkirkan Napoli

CNN Indonesia | Jumat, 19/04/2019 16:23 WIB
Pelatih Chelsea Kecewa Arsenal Singkirkan Napoli Arsenal kalahkan Napoli 1-0 di San Paolo. (Action Images via Reuters/Matthew Childs)
Jakarta, CNN Indonesia -- Manajer Chelsea Maurizio Sarri diklaim tidak senang kesuksesan Arsenal yang menyingkirkan mantan klubnya, Napoli, di Liga Europa.

Arsenal tampil impresif di dua pertandingan perempat final Liga Europa melawan Napoli. Di leg pertama di Stadion Emirates, pekan lalu, Arsenal menang 2-0. Dalam laga kedua The Gunners mempermalukan tuan rumah Napoli 1-0 di Stadion San Paolo, Jumat (19/4) dini hari WIB.

Gol tunggal Arsenal di markas Napoli dicetak Alexandre Lacazette di menit ke-36. Lacazette bobol gawang Alex Meret lewat tendangan bebas yang indah. Sepakan Lacazette membuat Meret tidak berkutik di bawah mistar.


Dengan kemenangan 1-0 di San Paolo, klub asal Kota London itu pun menang dengan agregat 3-0 dan melangkah ke babak semifinal Liga Europa.

Namun kemenangan Arsenal itu justru membuat Sarri yang notabenenya manajer Chelsea tidak senang. Karena Sarri berharap timnya bisa bertemu dengan I Partenopei di laga final.

Sarri berharap Chelsea bertemu Napoli di final.Sarri berharap Chelsea bertemu Napoli di final. (REUTERS/Jon Super)
"Saya tidak senang karena Napoli tersingkir. Jika di final [Liga Europa] Chelsea vs Napoli, saya yakin bisa senang di akhir pertandingan," ujar Sarri dikuti dari Metro.

Seperti Arsenal, Chelsea juga lolos ke babak berikutnya Liga Europa setelah mengalahkan Slavia Prague dengan agregat 5-3. Di leg kedua, The Blues menang 4-3 atas Slavia.

Di babak semifinal Eden Hazard dan kawan-kawan akan menghadapi wakil Jerman, Eintracht Frankfurt pada 2 dan 9 Mei waktu setempat.

Pelatih Chelsea Kecewa Arsenal Singkirkan Napoli
"Memenangkan kompetisi ini akan sangat sulit. Eintracht adalah tim yang hebat dengan striker hebat seperti Luka Jovic," ucap Sarri.

Sarri mengakui timnya tampil kurang bagus meski bisa memenangi pertandingan. Chelsea selalu kedodoran di awal babak kedua.

"Itu sulit dimengerti. Itu masalah besar. Saya katakan, untuk bermain dengan aplikasi yang sama sejak menit awal, dankami harus melakukan yang sama di babak kedua. Namun kami tidak melakukan itu," tutur Sarri. (sry/nva)


BACA JUGA