Jonatan sudah sejak lama diharapkan jadi pemain besar. Sejak ia masuk pelatnas pada 2013, Jonatan berjalan dengan berbagai harapan bahwa dirinya bisa menjelma jadi bintang besar.
Lihat juga:Ballon d'Or Tak Layak Buat Lionel Messi |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jonatan juga mampu mengalahkan sejumlah pemain papan atas seperti Lin Dan, Shi Yuqi, Chou Tien Chen, hingga Son Wan Ho. Namun belum ada gelar BWF Tour yang diraih oleh Jonatan.
Jonatan Christie sudah diharapkan jadi pemain papan atas sejak lama. (Dok. PBSI) |
Masuk ke tahun 2018, penampilan Jonatan terbilang jeblok di paruh awal sampai akhirnya ia bisa jadi juara Asian Games 2018. Sepanjang gelaran Asian Games, Jonatan mampu menunjukkan level permainan terbaik.
Shi Yuqi, Khosit Phetpradab, Wong Wing Ki, Kenta Nishimoto, dan Chou Tien Chen jadi lawan-lawan yang ditaklukkan Jonatan untuk mendapat medali emas.
Jika mengacu pada penampilan Jonatan sebelumnya, keberhasilan di Asian Games jelas merupakan kejutan luar biasa.
Masih Limbung Usai Asian Games
Setelah jadi juara Asian Games, sempat ada harapan Jonatan bisa lebih konsisten dan stabil. Tetapi kenyataan yang ada, Jonatan masih sering tampil angin-anginan.
Jonatan bisa dengan gemilang mengalahkan Shi Yuqi dan Kidambi Srikanth beruntun, namun kemudian kalah dari Anton Antonsen di Indonesia Masters.
Jonatan Christie masih sering tampil inkonsisten. (Dok. Humas PBSI) |
Melihat performa terakhir Jonatan di final lawan Ng Ka Long Angus, Jonatan sukses menunjukkan level permainan terbaik. Ia berhasil melupakan empat kekalahan beruntun dari Ng Ka Long di duel sebelumnya.
Jonatan akhirnya mampu melepas dahaga dan meraih gelar pertama di BWF Tour. Selepas sukses di Selandia Baru, harapan agar Jonatan bisa lebih berprestasi tentu bakal lebih mencuat.
Melihat pemain-pemain yang ada di jajaran 10 besar, tidak ada nama yang benar-benar superior atas Jonatan. Hal ini yang harus dijadikan modal untuk percaya diri.
Jonatan Christie saat ini masih berdiri di dua sisi.Ada sisi ketika dirinya bisa terlihat hebat dan menumbangkan pemain-pemain andalan, namun ada pula sisi ketika Jonatan seperti lupa cara mengeluarkan level terbaik di lapangan.
Jonatan Christie sudah diharapkan jadi pemain papan atas sejak lama. (Dok. PBSI)
Jonatan Christie masih sering tampil inkonsisten. (Dok. Humas PBSI)