7 Pesepakbola yang Menanti Proses Naturalisasi Jadi WNI

CNN Indonesia | Rabu, 08/05/2019 17:56 WIB
7 Pesepakbola yang Menanti Proses Naturalisasi Jadi WNI Shohei Matsunaga (kanan) saat masih berseragam Persela Lamongan. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tren naturalisasi pesepakbola di Indonesia semakin ramai terjadi. Sedikitnya, ada tujuh pesepakbola yang saat ini masih menanti proses naturalisasi.

Ketujuh pesepakbola itu merupakan pemain yang tampil di kompetisi papan atas sepak bola Indonesia, Liga 1. Mereka adalah Silvio Escobar (Paraguay), Fabiano Beltrame (Brasil), Otavio Dutra (Brasil), Shohei Matsunaga (Jepang), Marc Klok (Belanda), Yoo Jae-hoon (Korea Selatan) dan Yu Hyun-koo (Korea Selatan).

Sebelumnya, sederet nama juga sudah sah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) bahkan, mereka juga sudah pernah memperkiat Timnas Indonesia diberbagai kesempatan. Sebut saja, Cristian Gonzales, Greg Nwokolo, Stefano Lilipaly, Ilija Spasojevic, Beto Goncalves serta Ezra Walian.


Beberapa di antaranya bisa mendapatkan status WNI dengan mudah. Namun, tak sedikit yang harus menjalani proses panjang bertahun-tahun untuk bisa menjadi WNI.

Berikut tujuh pesepakbola yang masih dalam proses naturalisasi:

1. Silvio Escobar (Paraguay)

Silvio Escobar merupakan striker asal Paraguay yang saat ini berseragam Persija Jakarta. Pemain 32 tahun yang sejak 2014 sudah berkarier di Indonesia ini masih menunggu proses naturalisasinya selesai.

2. Fabiano Beltrame (Brasil)

Fabiano Beltrame yang kini memperkuat Persib masih menunggu proses naturalisasi jadi WNI. (Fabiano Beltrame yang kini memperkuat Persib masih menunggu proses naturalisasi jadi WNI. (CNN Indonesia/Huyogo)
Awalnya, proses naturalisasi Fabiano Beltrame diurus Madura United. Tapi lantaran bek 36 tahun itu memutuskan pindah ke Persib Bandung, proses naturalisasi menjadi tersendat.

3. Otavio Dutra (Brasil)

Meski belum sah berstatus WNI, bek Persebaya Surabaya 35 tahun itu sudah sempat mencicipi pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia. Namun, namanya tidak masuk skuat lantaran harus kembali ke Surabaya demi menyelesaikan proses naturalisasinya.

4. Shohei Matsunaga (Jepang)

Gelandang serang yang kini berseragam PSMS Medan itu diketahui sudah lama berkeinginan untuk dibaturalisasi. Namun, sampai sekarang belum ada kabar terbaru soal tahapan proses tersebut.

5. Marc Klok (Belanda)

Pemain kunci PSM Makassar ini berulang kali mengungkapkan keinginanya untuk menjadi WNI demi menjadi bagian dari Timnas Indonesia.

Marc Klok pernah menyatakan keinginannya untuk bisa membela Timnas Indonesia. (Marc Klok pernah menyatakan keinginannya untuk bisa membela Timnas Indonesia. (Foto: ANTARA FOTO/Yusran Uccang)
Tak jarang setiap gol yang diciptakan gelandang 26 tahun itu dianggap sebagai pembuktian dirinya pantas masuk skuat Garuda.

6. Yoo Jae-hoon (Korea Selatan)

Sejak datang pada 2010, kiper 35 tahun asal Korea Selatan ini langsung jatuh cinta kepada Indonesia. Sebelum membela Barito Putera, ia juga pernah memperkuat Persipura Jayapura, Bali United, serta Mitra Kukar.


7.Yu Hyun-koo (Korea Selatan)

Gelandang 35 tahun ini juga dikabarkan telah mengurus proses naturalisasinya. Namun, masuk dalam skuat Kalteng Putra di Liga 1 2019, namanya masih tercatat sebagai pemain asing asal Asia dari Korea Selatan. (TTF/bac)