Ganggu Skuat Tottenham, Fan Ajax Tiru Suporter Liverpool

CNN Indonesia
Kamis, 09 Mei 2019 20:00 WIB
Sebelum lolos ke final Liga Champions, Tottenham Hotspur lebih dulu mendapat ancaman dari suporter Ajax Amsterdam. Suporter Ajax sempat memberikan ancaman kepada skuat Tottenham sebelum laga leg kedua semifinal. (REUTERS/Pascal Rossignol)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebelum lolos ke final Liga Champions dengan menyingkirkan Ajax Amsterdam di babak semifinal, Tottenham Hotspur lebih dahulu mendapat ancaman dari suporter tuan rumah yang meniru cara fan Liverpool.

Dikutip dari Dailymail, jelang leg kedua semifinal Liga Champions di Stadion Johan Cruijff Arena, Rabu (8/5) malam waktu setempat, suporter Ajax lebih dulu menghancurkan waktu istirahat tim asuhan Mauricio Pochettino pada Selasa (7/5) malam.

Di saat para pemain Tottenham tertidur pulas agar mendapat kondisi yang bugar saat bertanding, pendukung tuan rumah justru menyalakan kembang api di luar Hotel Van der Valk tempat Harry Kane dan kawan-kawan menginap. Insiden itu terjadi pada Rabu dini hari.

Ancaman yang dilakukan fan Ajax itu sama dengan perilaku suporter Liverpool sebelum melawan Barcelona, Selasa malam. Sebelum laga krusial itu fan The Reds juga menyalakan petasan pada malam hari di depan hotel Blaugrana menginap.

Saat pertandingan berlangsung tim asuhan Ernesto Valverde itu tidak bisa mencetak gol. Liverpool lolos ke final Liga Champions setelah empat kali membobol gawang Marc-Andre Ter Stegen lewat dua gol dari Divock Origi dan Georginio Wijnaldum yang membuat agregat menjadi 4-3.

Tottenham lolos ke final Liga Champions usai singkirkan Ajax.Tottenham lolos ke final Liga Champions usai singkirkan Ajax. (Action Images via Reuters/Matthew Childs)
Tetapi, usaha suporter Ajax tidak sesukses pendukung Liverpool. Skuat De Godenzonen yang sudah unggul 2-0 di babak pertama lewat gol Matthijs De Ligt (5') dan Hakim Ziyech (35') justru tersingkir secara dramatis.

Sempat Ancam Tottenham, Fan Ajax Tiru Suporter Liverpool
Tottenham yang menjadi tim tamu bisa bangkit di babak kedua dengan mencetak tiga gol dalam 41 satu menit lewat kaki gelandang Lucas Moura. Meski agregat imbang 3-3 usai kalah 0-2 di leg pertama, tetapi Tottenham berhak lolos ke babak final karena unggul produktivitas gol tandang.

Final Liga Champions nanti jadi yang pertama dalam sejarah Tottenham. Sekaligus kesempatan terbaik bagi manajer Mauricio Pochettino untuk meraih trofi perdana bersama The Lilywhites.

Di final nanti Tottenham akan menghadapi sesama tim Liga Primer Inggris, Liverpool, di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, 1 Juni mendatang. (sry/bac)
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER