Ronaldo Selalu Ingin Jadi Nomor Satu, Termasuk Parkir Mobil

CNN Indonesia | Kamis, 16/05/2019 16:14 WIB
Ronaldo Selalu Ingin Jadi Nomor Satu, Termasuk Parkir Mobil Cristiano Ronaldo selalu ingin jadi nomor satu. (REUTERS/Massimo Pinca)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan pemain Juventus Claudio Marchisio mengagumi sosok Cristiano Ronaldo yang selalu ingin menjadi nomor satu dalam segala hal termasuk rebutan parkir mobil.

Marchisio sering berhadapan dengan Ronaldo sebagai lawan. Namun, ia lebih dulu meninggalkan Turin ketika CR7 resmi gabung Juventus.

Meski demikian, Marchisio punya pendapat sendiri tentang CR7 yang dianggap sebagai sosok tak pernah mau mengalah baik di lapangan maupun di kehidupan sehari-hari.


"Dia [Ronaldo] kompetitif dalam segala hal dan selalu ingin menjadi nomor satu. Baik itu saat memarkir mobil atau bersaing menciptakan tendangan tepat sasaran di sebuah laga atau saat di gym," kata Marchisio seperti dikutip Calciomercato.

RonaldoRonaldo selalu kompetitif dalam segala aspek. (REUTERS/Wolfgang Rattay)
Marchisio mendukung keputusan Ronaldo untuk gabung Juve. Keduanya dianggap memiliki banyak persamaan termasuk soal karakter dan mental.

"Dia adalah monster dalam hal kemauan dan profesionalisme. Contoh tepat yang mungkin hanya bisa ditemukan di Juventus. Klub ini paling mirip dengannya soal sikap dan mental," ujarnya.

Ronaldo Selalu Ingin Jadi Nomor Satu, Termasuk Parkir Mobil
Marchisio yang kini bermain untuk Zenit Saint Petersburg mengaku beruntung pernah berhadapan langsung dengan Ronaldo. Terlebih keduanya pernah bertukar jersey selepas pertandingan.

Marchisio pernah berhadapan dengan Ronaldo di lapangan.Marchisio pernah berhadapan dengan Ronaldo di lapangan. (AFP PHOTO/GIUSEPPE CACACE)
"Saya lebih banyak bertemu dengannya sebagai lawan. Dia adalah sosok fenomenal dan saya bangga jersey saya terpajang di museum miliknya di Madeira. Kami pernah bertukar jersey setelah pertandingan di Santiago Bernabeu," ujar Marchisio.

Juve resmi mendatangkan Ronaldo dari Real Madrid pada 2018. Sayang, kehadiran peraih lima penghargaan Ballon d'Or itu masih belum cukup untuk mengantar trofi Liga Champions ke Turin.

Klub raksasa Italia itu gagal meraih gelar Liga Champions usai disingkirkan Ajax Amsterdam di babak perempat final. (jun)