LAPORAN DARI CHINA

Langridge Klarifikasi Soal Gestur ke Kevin Sanjaya

CNN Indonesia | Minggu, 19/05/2019 17:34 WIB
Langridge Klarifikasi Soal Gestur ke Kevin Sanjaya Ganda putra Inggris, Chris Langridge, berusaha mengklarifikasi gesturnya saat pertandingan kepada Kevin Sanjaya. (CNN Indonesia/Putra Permata Tegar)
Nanning, CNN Indonesia -- Duel Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon lawan Marcus Ellis/Chris Langridge diakhiri dengan pembicaraan intens antara Kevin dengan Langridge usai laga Grup 1B Piala Sudirman 2019, di Nanning, China, Minggu (19/5).

Langridge rupanya berusaha mengklarifikasi kata-kata dan gesturnya selama pertandingan agar Kevin Sanjaya tidak salah paham.

Kevin dan Langridge beberapa kali bertukar kata dalam poin-poin akhir di gim kedua. Keduanya bahkan masih terlibat percakapan di akhir pertandingan.


Namun komunikasi yang terjadi di akhir pertandingan adalah upaya Langridge untuk meluruskan hal yang terjadi di poin-poin sebelumnya.

Kevin/Marcus mengalahkan ganda putra Inggris di fase grup Piala Sudirman 2019. (Kevin/Marcus mengalahkan ganda putra Inggris di fase grup Piala Sudirman 2019. (CNN Indonesia/Putra Permata Tegar)
"Tidak ada apa-apa di akhir pertandingan. Kevin mungkin sempat salah mengerti. Saya hanya menegaskan kembali bahwa saya tadi minta maaf karena pukulan net saya adalah sebuah keberuntungan," ucap Chris Langridge seusai pertandingan.

Pukulan yang dimaksud Chris Langridge adalah pukulan yang membuat skor menjadi 18-19. Kevin/Marcus lalu merebut poin berikutnya untuk mendapat match point.

Poin ke-20 Kevin/Marcus adalah saat Kevin menyambar shuttlecock di depan net ketika Langridge tengah merunduk di depan. Kevin lalu melakukan gestur meminta maaf kepada Langridge.

Langridge Klarifikasi Soal Gestur ke Kevin Sanjaya
Dua kali adegan gestur 'sorry' itu yang kemudian terlihat seperti psy war di lapangan. Terlebih sebelumnya Ellis/Langridge beberapa kali berupaya memainkan tempo dengan coba membuang-buang waktu.

Kevin juga menyatakan tidak ada masalah antara dirinya dengan Langridge di akhir pertandingan.

"Dia hanya berkata bahwa setiap dia minta maaf itu dia minta maaf dengan serius [bukan untuk gesture atau psy war]," tutur Kevin.

Kevin/Marcus berhasil mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 21-9, 21-18. Tim Indonesia sendiri menyudahi laga dengan kemenangan 4-1 atas Inggris.

Indonesia akan menghadapi Denmark pada laga terakhir babak penyisihan, Rabu (22/5). (ptr/bac)