Saran Dirtek PSSI agar Egy Rutin Masuk Tim Inti Lechia Gdansk

CNN Indonesia | Selasa, 21/05/2019 13:08 WIB
Saran Dirtek PSSI agar Egy Rutin Masuk Tim Inti Lechia Gdansk Egy Maulana Vikri baru saja menjalani musim perdana bersama Lechia Gdansk. (ANTARA FOTO/R. Rekotomo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktur Teknik PSSI, Danurwindo, menilai masih ada beberapa aspek yang harus ditingkatkan Egy Maulana Vikri agar bisa rutin bermain di tim utama Lechia Gdansk. Penyerang masa depan Timnas Indonesia itu baru saja menjalani musim debut bersama Lechia.

Sejak resmi dikontrak Lechia pada 10 Juli 2018, Egy baru bermain dua kali main di skuat utama dan tercatat baru 10 menit dimainkan pelatih Piotr Stokowiec. Kendati demikian, di Lechia Gdansk II, ia mencatat 16 kali penampilan dengan mencetak 13 gol.

"Untuk main di tim utama Lechia Gdansk bukan sesuatu yang mudah. Egy punya skill yang cukup baik tetapi yang harus ditingkatkan adalah kecerdasan dalam bermain. Kemampuan membaca permainan dan kecepatan mengambil keputusan. Artinya, di samping punya kemampuan skill yang cukup baik, tapi juga harus dapat mengimplementasikan kemampuan itu dalam bermain yang selalu dalam tekanan," kata Danurwindo kepada CNNIndonesia.com.


Danurwindo meyakini Egy sudah berada di lingkungan sepak bola profesional yang menuntut sikap dan perilaku seorang profesional. Dengan demikian, mantan pelatih PSSI Primavera itu yakin Egy sudah merasakan atmosfer sepak bola yang kompetitif.

Saran Dirtek PSSI agar Egy Rutin Masuk Tim Inti Lechia GdanskEgy Maulana hanya bermain 10 menit di utama Lechia Gdansk musim ini. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
"Siapa yang terbaik, dia yang punya kesempatan untuk dapat bermain. Talenta saja tidak cukup, butuh kemauan dan kecerdasan. Artinya, dalam sepak bola level tinggi, modal talenta saja tidak cukup," ucapnya.

"Perlu kerja keras dan kecerdasan dalam bermain. Untuk bisa main di tim utama, perlu kemampuan teknis, nonteknis, sikap, mentalitas, dan kecerdasan. Perjalanan Egy masih cukup panjang dan ini adalah bagian dari proses yang harus ia lalui untuk jadi pemain masa depan kita," ucapnya melanjutkan.

Saran Dirtek PSSI agar Egy Rutin Masuk Tim Inti Lechia Gdansk
Danurwindo mengaku yakin Egy mendapatkan banyak pelajaran berharga dari musim pertamanya di Polandia. "Pemahaman bermainnya tentu sudah jauh meningkat dibanding dengan sebelumnya," tukasnya.

Sementara itu, pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri, memberikan penilaian positif terkait musim debut Egy bersama Lechia. Indra juga mengingatkan bahwa pemain asal Medan, Sumatera Utara itu butuh masih butuh waktu untuk mencapai level terbaik.

"Cukup bagus perkembangannya dalam satu tahun ini. Perlu proses untuk jadi hebat. Semoga lebih baik (karier Egy musim depan)," ujarnya. (map/jal)