Solskjaer Diminta Pecat Lingard Karena Bikin Malu Man Utd

bac, CNN Indonesia | Jumat, 21/06/2019 17:40 WIB
Solskjaer Diminta Pecat Lingard Karena Bikin Malu Man Utd Ole Gunnar Solskjaer diminta Ian Holloway pecat Jesse Lingard karena permalukan Manchester United. (Reuters/Craig Brough)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ole Gunnar Solskjaer disarankan memecat Jesse Lingard dari Manchester United karena membuat ulah yang dinilai mempermalukan nama klub.

Ulah Lingard saat melakukan pelesiran ke Amerika Serikat dianggap mantan pemain Queens Park Rangers dan Crystal Palace, Ian Holloway, sudah tak bisa ditoleransi lagi.

Lingard mengunggah video singkat dalam akun Snapchat-nya bercanda cabul di salah satu apartemen di Miami. Lingard menginap bersama dengan Marcus Rashford, Jamal Branker, dan RoShuan Williams.


Dalam rekaman video tersebut, Lingard memasuki beberapa kamar dalam kondisi berantakan. Penyerang Setan Merah itu mengeluarkan sejumlah kata-kata umpatan.

Jesse Lingar dan Marcus Rashord pelesiran ke Amerika Serikat. (Jesse Lingar dan Marcus Rashord pelesiran ke Amerika Serikat. (Foto: REUTERS/Eddie Keogh)
"Menyaksikan banyak hal berengsek di kamar ini, melihat banyak sekali kenangan bagus," ujar Lingard.

Ia kemudian merekam Branker di kasur yang tengah berpura-pura melakukan seks dengan bantal.

"Dia mungkin buang air di bawah tempat tidurnya," tutur Lingard kepada talkSPORT dikutip dari Mirror.

Solskjaer Diminta Pecat Lingard Karena Bikin Malu Man Utd
Kelakuan Lingard yang mengumbar bercandaan cabulnya di akun media sosialnya itu pula dinilai Holloway sangat mempermalukan Man United.

"Ketika Anda pesepakbola profesional, Anda mewakili negara Anda setiap saat," kata Holloway.

Holloway menilai tingkah laku Lingard tidak mencerminkan dirinya pernah dibesarkan mantan manajer Sir Alex Ferguson.

"Dia pernah dibesarkan di masa Sir Alex Ferguson. Dia seharusnya tahu cara bersikap setiap saat. Dia membuat video dirinya dan mengumbarnya di media sosial. Bagi saya itu tidak termaafkan."

"Manajer dan stafnya harus mengetahuinya. Ini tidak bisa dimaafkan. Kalau di posisi mereka, saya akan menjualnya. Dia bisa saja dipecat karena kelakuannya," ujar Holloway.

(har)