Prediksi Peluang Juara di Indonesia Open 2019

Putra Permata Tegar Idaman, CNN Indonesia | Selasa, 16/07/2019 06:36 WIB
Prediksi Peluang Juara di Indonesia Open 2019 Kevin/Marcus jadi salah satu andalan untuk meraih gelar di Indonesia Open. (Dok. Humas PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia -- PP PBSI hanya memasang target satu gelar di turnamen badminton Indonesia Open 2019. Berikut peluang para pebulutangkis Indonesia di ajang yang dimulai hari ini, Selasa (16/7).

Kabid Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti, menyatakan target minimal Indonesia adalah meraih satu gelar. Target ini bisa dibilang target aman dan juga target realistis.

Bila menarik lebih jauh, Indonesia sejatinya punya peluang untuk meraih lebih dari satu gelar. Bermain di depan pendukung sendiri jadi salah satu kekuatan tambahan bagi harapan lahirnya gelar tambahan.


Berikut prediksi peluang Indonesia di Indonesia Open 2019:

Tunggal Putra

Di nomor tunggal putra Indonesia berharap pada tiga pemain, yaitu Jonatan Christie, Anthony Ginting, dan Tommy Sugiarto.

Dari tiga pemain tersebut, Tommy jadi pebulutangkis dengan lawan paling berat di babak pertama. Tommy sudah harus berjumpa dengan Chen Long.

Tommy hanya mampu menang satu kali dalam 12 laga lawan Chen Long. Satu-satunya kemenangan Tommy ada pada ajang Indonesia Open 2013.

Jonatan Christie jadi salah satu andalan Indonesia untuk meraih gelar juara.Jonatan Christie jadi salah satu andalan Indonesia untuk meraih gelar juara dari nomor tunggal putra. (Dok. Humas PBSI)
Peluang lebih bagus ada pada Jonatan dan Ginting yang masuk daftar unggulan. Jonatan merupakan unggulan keenam sedangkan Ginting adalah unggulan ketujuh.

Tantangan terberat Jonatan bakal ada di babak perempat final ketika ia mungkin berjumpa Chou Tien Chen, Lin Dan, atau Jan O Jorgensen.

Sementara itu Ginting mungkin berjumpa Kento Momota di babak perempat final. Tetapi sebelum tiba di sana, Ginting harus mewaspadai pebulutangkis macam Kantapho Wangcharoen atau Kanta Tsuneyama.

Prediksi Peluang Juara di Indonesia Open 2019
Jonatan dan Ginting adalah harapan utama untuk bisa meraih gelar di nomor tunggal putra. Mereka punya level kemampuan yang setara dengan pemain papan atas dan dukungan penuh penonton bakal jadi kekuatan tambahan untuk mereka.

Tunggal Putri

Di nomor tunggal putri Fitriani dan Gregoria Mariska harus berjuang keras untuk bisa menapak jauh di Indonesia Open 2019. Fitriani langsung berjumpa unggulan kedua Chen Yufei, sedangkan Gregoria ada di blok atas bersama pebulutangkis papan atas macam Tai Tzu Ying dan Ratchanok Intanon bila ingin menembus babak semifinal.

Gregoria Mariska sudah berhadapan dengan lawan berat sejak babak awal.Gregoria Mariska sudah berhadapan dengan lawan berat sejak babak awal. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
Dua tunggal putri lainnya Russelli Hartawan dan Lyanny Alessandra Mainaky juga harus berusaha keras karena sudah menghadapi lawan tangguh di laga awal.

Nomor tunggal putri adalah nomor yang paling lama merasakan puasa gelar di Indonesia Open sejauh ini. Dan puasa tersebut bakal sulit diakhiri pada edisi tahun ini.

Ganda Putra

Pada prediksi Indonesia Open 2019, ganda putra adalah nomor dengan peluang terbaik bagi Indonesia untuk meraih gelar juara. Pasalnya Indonesia punya tiga pemain unggulan yaitu Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Meski masuk daftar unggulan, langkah pemain-pemain Indonesia tidak akan mudah. Ada banyak ganda-ganda yang bisa menjegal langkah wakil-wakil Indonesia.

Menakar Peluang  Juara di Indonesia OpenMohammad Ahsan/Hendra Setiawan masih punya potensi untuk bersaing di papan atas. (dok. PBSI)

Kevin/Marcus sudah berjumpa Takuto Inoue/Yuki Kaneko di babak pertama, Ahsan/Hendra sudah berduel lawan Marcus Ellis/Chrius Langrdige, sedangkan Fajar/Rian ditantang ganda baru Huang Kaixiang/Liu Cheng.

Menilik sebaran undian pemain-pemain ganda putra Indonesia, ada potensi melihat All Indonesian Final di nomor ini meski pemain-pemain macam Takeshi Kamura/Keigo Sonoda, Li Junhui/Liu Yuchen, dan Han Chengkai/Zhou Haodong tak akan membiarkan hal tersebut mudah terjadi.

Ganda Putri

Greysia Polii/Apriyani Rahayu bakal kembali jadi unggulan untuk merebut gelar dari nomor tunggal putri. Namun sebagai unggulan, undian Greysia/Apriyani terbilang buruk.

Mereka bakal menghadapi pasangan kuda hitam di awal turnamen, macam Ayako Sakuramoto/Yukiko Takahara, Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai atau Kim So Yeong/Kong Hee Yong.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu jadi unggulan kelima di Indonesia Open.Greysia Polii/Apriyani Rahayu jadi unggulan kelima di Indonesia Open. (CNN Indonesia/Putra Permata Tegar)
Dengan demikian Greysia/Apriyani bakal melewati duel-duel berat dalam perjalanan mereka menuju tangga juara.

Della Destiara/Rizki Amelia Pradipta yang diharapkan bisa jadi wakil kedua Indonesia pada Olimpiade 2020 harus bisa membuktikan diri di turnamen ini. Di blok mereka, tantangan terberat untuk melangkah jauh hingga babak perempat final adalah unggulan keempat Chen Qingchen/Jia Yifan.

Prediksi Peluang Juara di Indonesia Open 2019
Namun Della/Rizki punya modal keunggulan 3-1 atas Chen/Jia sehingga mereka bisa berharap melangkah jauh dan menghadirkan kejutan.

Ganda Campuran

Praveen Jordan/Melati Daeva dan Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja adalah dua harapan untuk meraih gelar di nomor ganda campuran.

Praveen/Melati ada di blok yang sama dengan unggulan pertama asal China Zheng Siwei/Huang Yaqiong. Mereka bisa bentrok di babak perempat final. Duel Praveen/Melati lawan Zheng/Huang bakal jadi kesempatan bagus bagi Praveen/Melati untuk menghapus kekecewaan atas kekalahan yang mereka alami di All England tahun ini.

Undian Hafiz/Gloria juga terbilang cukup bagus karena mereka baru akan berjumpa unggulan kedua Wang Yilyu/Huang Dongping di babak perempat final.

Menakar Peluang  Juara di Indonesia OpenPraveen Jordan/Melati Daeva kemungkinan bakal kembali berjumpa Zheng Siwei/Huang Yaqiong. (Reuters/Andrew Boyers)
Jika benar-benar berjumpa dengan wakil China di babak perempat final, Praveen/Melati dan Hafiz/Gloria punya kesempatan untuk mendapatkan kepercayaan diri lewat kemenangan yang mereka bukukan. Langkah mereka untuk jadi juara pun terbuka bila sukses lolos ke babak semifinal.

Tontowi Ahmad/Winny Oktavina juga punya kans untuk membuat kejutan di turnamen ini. Mereka diadang unggulan keempat Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai dan unggulan kelima Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dalam ambisi melangkah menuju babak semifinal.

Di atas kertas, ganda putra adalah nomor dengan peluang terbaik untuk mendapatkan gelar juara, disusul tunggal putra, dan kemudian ganda campuran. (har)