Liliyana Natsir Menyamar Jadi Pasukan Oranye

CNN Indonesia | Minggu, 14/07/2019 14:55 WIB
Liliyana Natsir Menyamar Jadi Pasukan Oranye Liliyana Natsir pensiun dari bulutangkis di awal 2019. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ada yang istimewa dalam kegiatan Car Free Day (CFD) Senayan, Minggu (14/7). Legenda bulutangkis Indonesia, Liliyana Natsir, menyamar jadi anggota pasukan oranye di tengah keramaian pengunjung.

Dalam tayangan video yang diunggah akun Instagram resmi PBSI, semula tak ada pengunjung yang mengenali wajah wanita yang akrab disapa Butet itu. Sebab, ia mengenakan topi, penutup mulut serta kacamata hitam.

Para pengunjung mulai bertanya-tanya ketika panitia menantang petugas kebersihan melawan Leo Rolly Carnando. Apalgi Butet yang masih dalam penyamaran berhasil mengalahkan Leo.


Selepas pertandingan singkat, Butet sengaja melepas topi, kacamata, dan penutup mulutnya. Sontak para pengunjung histeris dan menyambut heboh kehadiran peraih Olimpiade 2016 itu.

[Gambas:Instagram]

Dalam sesi selanjutnya, Butet mendapat kesempatan untuk tampil di panggung bersama tiga pebulutangkis muda. Mereka adalah Indah Cahya Sari Jamil, Leo Rolly Carnando, dan Daniel Marthin.

Butet yang semasa aktif bermain berpasangan dengan Tontowi Ahmad itu pun diberi kesempatan untuk memberikan motivasi kepada para juniornya itu jelang Indonesia Terbuka 2019.

Liliyana Natsir Menyamar Jadi Pasukan Oranye
Setelah malang melintang di bulutangkis internasional, Liliyana Natsir memutuskan gantung raket pada 27 Januari 2019. Berbagai gelar dan rekor sudah diciptakan wanita kelahiran Manado ini.

Selain sukses meraih emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Butet juga menjadi satu-satunya pebulutangkis dengan empat gelar juara dunia dalam satu nomor. Prestasi tersebut diraih bersama Nova Widianto dan Tontowi Ahmad dengan masing-masing dua gelar.

Tidak hanya di sektor ganda campuran, Butet juga punya prestasi di ganda putri. Ia sukses menyabet tiga gelar juara termasuk medali emas SEA Games 2007. (jun/jun)