Zidane Kecewa Madrid Lepas Ronaldo dan Pertahankan Bale

CNN Indonesia | Senin, 22/07/2019 18:57 WIB
Zidane Kecewa Madrid Lepas Ronaldo dan Pertahankan Bale Zinedine Zidane tidak memilih Gareth Bale dalam susunan pemain pada tur pramusim. (REUTERS/Eddie Keogh)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan presiden Real Madrid Ramon Calderon mengungkap kepergian Zinedine Zidane pada akhir musim 2017/2018 dikarenakan pihak klub lebih memilih mempertahankan Gareth Bale dan melepas Cristiano Ronaldo.

Seusai laga pramusim International Champions Cup, Minggu (21/7), Zidane mengatakan tidak memasukkan Bale dalam daftar susunan pemain karena klub sedang berusaha menjual pemain asal Wales tersebut.

Ucapan Zidane kemudian menuai respons dari berbagai pihak termasuk Calderon yang merupakan mantan presiden Madrid.


Calderon mengungkap situasi Zidane dan Bale sudah terjadi sejak tahun 2018 yang berujung pada keputusan mantan gelandang timnas Prancis itu mundur dari kursi pelatih El Real.

Zidane Kecewa Madrid Lepas Ronaldo dan Pertahankan BaleCristiano Ronaldo dan Gareth Bale pernah menjadi bagian Real Madrid. (REUTERS/Sergio Perez)
"Zidane mengabaikannya [Bale] ketika dia meninggalkan klub pada awal musim lalu. Dia ingin mempertahankan Cristiano Ronaldo dan menjual Bale. Presiden tidak mengikuti saran itu, jadi Zidane meninggalkan klub," ucap Calderon dikutip dari Skysports.

Zidane Kecewa Madrid Lepas Ronaldo dan Pertahankan Bale
"Ketika dia kembali dua bulan lalu dia dijanjikan Bale tidak akan ada lagi di masa depan. Mungkin komentarnya tidak terlalu tepat tetapi yang dia tunjukkan adalah dia muak dengan situasi dan hal terbaik untuk dilakukan adalah menemukan solusi," sambungnya.

Calderon mengemukakan Bale bisa saja dijual Madrid karena tidak ada pemain top yang mau menjadi pemain cadangan.

"Dia ingin bermain, tidak peduli di mana tetapi saya pikir di klub besar, tetapi tidak ada tawaran datang, itu adalah masalah lain. Mereka berbicara soal klub China tetapi mereka memiliki masalah untuk membayar biaya transfer," jelas Calderon.

"Dengan aturan baru mereka harus membayar jumlah yang sama untuk federasi. Itu akan menggandakan jumlah biaya transfer. Saya pikir dalam kasus ini solusi terbaik adalah meminjamkannya, tetapi tidak ada yang mau melakukannya," tukas presiden Madrid pada periode 2006 hingga 2009 itu. (nva/jal)