Kasus perusakan garis polisi dan pengambilan barang bukti di bekas kantor Komisi Disiplin PSSI yang melibatkan Jokdri telah menyedot perhatian publik sepakbola nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karier Jokdri di kancah sepakbola nasional diawali dari dalam lapangan ketika menjadi pemain amatir. Tak sampai menjadi pemain profesional, Jokdri kembali ke dunia sepak bola sebagai manajer Pelita Jaya.
Joko Driyono dalam sidang pleidoi. (CNN Indonesia/Andry Novelino) |
Memasuki 2011, ketika ada konflik kekuasaan yang melanda PSSI, Jokdri kemudian merapat ke kubu La Nyalla Mattalitti.
Setelah rekonsiliasi PSSI terjadi pada 2013, Jokdri lantas menempati posisi Sekretaris Jenderal. Bersamaan dengan itu Jokdri juga menjabat CEO PT Liga Indonesia. Jokdri memang memiliki jabatan di operator kompetisi sejak PSSI dipimpin Nurdin.
Jokdri menempati posisi kursi ketua pada 2019 setelah Edy mundur dan memilih fokus menjadi Gubernur Sumatera Utara.
Jokdri mendapat vonis hukuman penjara satu tahun enam bulan dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Atas vonis tersebut, kuasa hukum Jokdri memutuskan akan pikir-pikir. (mcf/bac/jun)
Joko Driyono dalam sidang pleidoi. (CNN Indonesia/Andry Novelino)