Ganda Putra, Separuh Nyawa Indonesia di Kejuaraan Dunia

CNN Indonesia | Senin, 26/08/2019 14:05 WIB
Ganda Putra, Separuh Nyawa Indonesia di Kejuaraan Dunia Dua ganda putra Indonesia berada di podium Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pasangan ganda putra Indonesia kembali menunjukkan kelas dalam Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019 dan menegaskan posisi sebagai ujung tombak prestasi Merah Putih.

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan sekali lagi berada di podium teratas dalam kejuaraan dunia, setelah 2013 dan 2015.

Keberhasilan Ahsan/Hendra untuk kali ketiga menjadi penanda kesuksesan 10 kali pasangan ganda putra Indonesia menempati podium tertinggi dalam ajang prestisius di olahraga tepok bulu tersebut.


Sebelum Ahsan/Hendra menjadi kampiun, wakil-wakil Indonesia yang lebih dulu unjuk gigi di kejuaraan dunia adalah Tjun Tjun/Johan Wahjudi (1977), Ade Chandra/Christian Hadinata (1980), Ricky Subagja/Rudy Gunawan (1993), Ricky Subagja/Rexy Mainaky (1995), Candra Wijaya/Sigit Budiarto (1997), Tony Gunawan/Halim Haryanto (2001), dan Markis KIdo/Hendra Setiawan (2007).

Ganda Putra, Separuh Nyawa Indonesia di Kejuaraan DuniaHendra Setiawan pernah menjadi kampiun di Kejuaraan Dunia 2007 ketika masih berpasangan dengan Markis Kido. (AFP PHOTO/TENGKU BAHAR)
Ganda putra Indonesia memang tidak selalu mampu menghasilkan gelar juara dalam setiap perhelatan kejuaraan dunia, namun sektor tersebut menjadi yang paling sering membuat bendera Merah Putih berkibar.

[Gambas:Video CNN]
Indonesia adalah raja di sektor ini. Dengan 10 gelar, Indonesia mengungguli China yang sudah mengumpulkan delapan gelar, Korea Selatan yang baru berhasil dalam empat ajang, serta Denmark dan Amerika Serikat yang baru dua kali dan sekali merasakan gelar juara.

Ganda Putra, Separuh Nyawa Indonesia di Kejuaraan Dunia
Dari 23 gelar untuk Indonesia, hampir separuh gelar berasal dari ganda putra. Setelah ganda putra yang sudah menghasilkan 10 gelar kejuaraan dunia bagi Indonesia, tunggal putra menyumbang enam gelar, ganda campuran lima kali menempati podium teratas, dan tunggal putri dua kali menjadi juara.

Sementara ganda putri merupakan satu-satunya sektor yang belum menghasilkan gelar bagi Indonesia di kejuaraan dunia.

Fakta yang cukup jomplang tersebut menegaskan kekuatan ganda putra Indonesia yang memang menjadi salah satu raksasa dalam persaingan di arena bulutangkis dunia.

Selain di kejuaraan dunia, ganda putra Indonesia juga menjadi penyumbang gelar terbanyak di ajang prestisius lainnya seperti Olimpiade serta All England. (nva/jun)