Petisi Kembalikan Audisi PB Djarum Menggema

CNN Indonesia | Minggu, 08/09/2019 16:05 WIB
Petisi Kembalikan Audisi PB Djarum Menggema Petisi kembalikan audisi PB Djarum menggema. (CNNIndonesia/Putra Permata Tegar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Petisi "Kembalikan Audisi PB Djarum" mulai menggema di media sosial. Tuduhan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dianggap tidak berdasar.

PB Djarum akhirnya menghentikan kegiatan audisi yang sudah berlangsung sejak 2006. Keputusan ini diambil karena event tersebut dianggap mengeksploitasi anak oleh KPAI dan Lentera Anak.

KPAI menilai, PB Djarum telah mengeksploitasi anak lewat audisi bulu tangkis demi promosi merek dagang salah satu produsen rokok ternama di Indonesia.


Reaksi beragam bermunculan di kalangan pencinta bulutangkis Indonesia. Salah satunya penolakan kritik KPAI lewat petisi yang digalang di Change.org.

KPAI menilai PB Djarum melakukan eksploitasi terhadap anak.KPAI menilai PB Djarum melakukan eksploitasi terhadap anak. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
Tercatat ada 10.581 orang yang ikut menandatangani petisi ini. Diketahui, audisi PB Djarum melahirkan sejumlah atlet bulutangkis dunia seperti Kevin Sanjaya Sukamuljo.

"Padahal dari tahun ke tahun PB Djarum selalu menghasilkan atlet-atlet bulutangkis ternama sebut saja Tontowi Ahmad dan Kevin Sanjaya yang sering kali membawa harum nama Indonesia di pentas bulutangkis internasional," bunyi petisi yang pertama kali dimulai Davin Arkana.

[Gambas:Video CNN]
"Dengan penutupan ini secara tidak langsung KPAI menutup kemungkinan lahirnya atlet-atlet bagus dan berkualitas, dan ini akan berdampak sangat besar bagi kemajuan bulutangkis di Indonesia."

Petisi tersebut juga mengkritisi kinerja KPAI yang dianggap melakukan pembiaran terhadap tayangan sinetron yang tak pantas ditiru anak-anak.

"Jika KPAI menuding PB Djarum melakukan eksploitasi anak, bagaimana dengan sinetron-sinetron di televisi yang menayangkan adegan-adegan tidak pantas untuk ditiru oleh anak-anak di bawah umur."

Petisi Kembalikan Audisi PB Djarum Menggema
"Saya rasa ini ada korelasi antara sinetron anak dan badminton. Biarlah anak-anak menyalurkan bakat-bakat mereka agar kelak suatu hari nanti mereka bisa mengibarkan merah putih di puncak tertinggi," demikian bunyi petisi berjudul "Kembalikan Audisi PB Djarum". (jun)