Menpora: Tak Ada Unsur Eksploitasi di Audisi PB Djarum

CNN Indonesia | Minggu, 08/09/2019 17:44 WIB
Menpora: Tak Ada Unsur Eksploitasi di Audisi PB Djarum Menpora Imam Nahrawi menilai tak ada unsur eksploitasi anak di Audisi PB Djarum. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi angkat bicara terkait polemik Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Audisi PB Djarum.

Menurut Imam, tudingan eksploitasi anak terhadap acara audisi umum PB Djarum tidak tepat. Ia tetap mendukung ajang pencarian bakat bulutangkis itu jalan terus.

"Mestinya jalan terus karena tak ada unsur eksploitasi anak. Bahkan, audisi Djarum sudah melahirkan juara-juara dunia," tulis Imam di akun Instagram.


"Lagipula olahraga itu butuh dukungan sponsor. Ayo, lanjutkan," sambung Imam.

Menpora berharap Audisi PB Djarum terus berlanjut.Menpora berharap Audisi PB Djarum terus berlanjut. (CNNIndonesia/Putra Permata Tegar Idaman)
Sebelumnya, PB Djarum telah resmi mengumumkan akan menutup audisi umum tahun 2020. Keputusan tersebut dibuat untuk menghilangkan tuduhan eksploitasi anak dari KPAI.

[Gambas:Video CNN]
"Sabtu kemarin diumumkan, tapi sudah beberapa pekan terakhir kami memikirkan. Kami melakukan ini agar mendapat kepastian, biar kami tidak diombang-ambing dengan kondisi ini," ujar Yoppy Rosimin, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, kepada CNNIndonesia.com, Minggu (8/9).

KPAI mengeluarkan sejumlah rekomendasi termasuk mengkritik nama kegiatan yang kental dengan promosi merek dagang perusahaan rokok. KPAI kemudian merekomendasikan kegiatan audisi diubah nama.

Artinya, kegiatan Audisi Djarum Foundation bisa diubah jadi Audisi Badminton Berprestasi atau dalam bentuk lain yang tidak menggunakan nama merek dagang dan logo Djarum. (jun/jun)