5 Fakta Menarik Usai Timnas Indonesia U-16 Lolos Piala Asia

CNN Indonesia | Senin, 23/09/2019 18:09 WIB
5 Fakta Menarik Usai Timnas Indonesia U-16 Lolos Piala Asia Timnas Indonesia U-16 lolos Piala Asia 2020. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebanyak lima fakta menarik tersaji usai Timnas Indonesia U-16 lolos ke putaran final Piala Asia 2020. Skuat arahan Bima Sakti juga mencetak rekor di turnamen terbesar di Asia tersebut.

Skuat arahan Bima Sakti tampil trengginas di babak kualifikasi dengan catatan tiga kemenangan dan satu imbang. Hasil seri tanpa gol terjadi saat bertemu dengan China di laga pamungkas.

Indonesia harus puas finis sebagai runner up lantaran kalah produktivitas gol dari China meski sama-sama mengemas sembilan poin. Sementara Filipina, Brunei Darussalam, dan Kepulauan Mariana Utara masing-masing menempati posisi ketiga, keempat, dan kelima.


Berikut 5 fakta Timnas Indonesia U-16 lolos ke Piala Asia 2020:

1. Indonesia sudah tujuh kali tampil di Piala Asia U-16 setelah pertama kali melaju pada 1986. Selanjutnya, Garuda Asia juga tampil di Piala Asia 1988, 1990, 2008, 2010, 2018, dan 2020.

2. Prestasi terbaik Timnas Indonesia U-16 terjadi pada edisi 1990. Kala itu Indonesia berhasil melaju ke semifinal sebelum takluk 0-2 dari Uni Emirat Arab. Hanya saja, hanya melibatkan tim peserta.

[Gambas:Video CNN]
3. Setelah hampir tiga dekade, Indonesia baru mampu lolos babak grup pada edisi 2018. Kala itu, skuat arahan Fakhri Husaini berhasil melaju ke perempat final namun harus menyerah 2-3 dari Australia.

4. Timnas Indonesia U-16 arahan Bima Sakti kembali berhasil melanjutkan tren lolos kualifikasi Piala Asia U-16 pada edisi 2020. Indonesia lolos lewat jalur runner up terbaik setelah kalah produktivitas gol dari China yang berhak menempati juara grup.

5 Fakta Menarik Usai Timnas Indonesia U-16 Lolos Piala Asia
5. Timnas Indonesia U-16 mencatat rekor kemenangan terbesar di Kualifikasi Piala Asia 2020. Rekor tersebut tercipta saat Marselino Ferdinan dan kawan-kawan menang 15-1 atas Kepulauan Mariana Utara. (jun/bac)


BACA JUGA