Febriana/Amalia ke Final Kejuaraan Dunia Badminton Junior

CNN Indonesia | Sabtu, 12/10/2019 20:50 WIB
Febriana/Amalia ke Final Kejuaraan Dunia Badminton Junior Febriana/Amalia berhasil lolos ke final Kejuaraan Dunia Badminton Junior. (dok. PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia -- Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi berhasil lolos ke final Kejuaraan Dunia Badminton Junior setelah menang atas Li Yijing/Luo Xumin, 21-17, 23-21.

Pertandingan berjalan ketat sejak awal gim pertama. Kedua ganda bergantian unggul. Febriana/Amalia sempat memimpin 5-3 lalu berbalik tertinggal 8-10.

Torehan empat poin beruntun membuat Febriana/Amalia kembali memimpin 12-10. Li/Luo menunjukkan perlawanan sengit yang mengantar mereka ada di depan dengan selisih dua poin, 13-11.


Catatan empat poin beruntun Febriana/Amalia mengantar mereka ada di atas angin dengan keunggulan 17-14.

Febriana/Amalia lalu berhasil merebut game point di angka 20-17 dan langsung dimaksimalkan lewat serangan cepat yang berbuah poin.

Febriana/Amalia menyudahi perlawanan ganda China dalam tempo 52 menit.Febriana/Amalia menyudahi perlawanan ganda China dalam tempo 52 menit. (dok. PBSI)
Di gim kedua, Febriana/Amalia lebih sering tertinggal hingga pertengahan gim kedua. Febriana/Amalia tertinggal 4-8 lalu berlanjut menjadi 9-14. Febriana/Amalia lalu sukses menyamakan kedudukan di angka 15-15 sebelum kembali tertinggal dua angka, 15-17.

Febriana/Amalia lalu merebut dua poin dan berhasil mengejar pada angka 17-17 setelah lawan dua kali melakukan kesalahan dan gagal menyeberangkan shuttlecock.

Serangan Febriana/Amalia membuat mereka berbalik unggul 18-17 tetapi netting lawan kembali membuat skor imbang. Dropshot dari Li Yijing lalu membuat skor menjadi 19-18 untuk Li/Luo.

Pertandingan makin sengit karena Febriana/Amalia kembali mampu menyamakan kedudukan menjadi 19-19 di serangan berikutnya.
[Gambas:Video CNN]
Dropshot Febriana lalu mengantar ganda Indonesia meraih match point di angka 20-19. Kesempatan itu mampu digagalkan oleh ganda China sehingga pertandingan berlanjut ke deuce.

Reli sengit terjadi di angka 20-20 dan berujung poin untuk ganda China setelah pukulan Li Yijing gagal dikembalikan Febriana/Amalia.

Febriana/Amalia kembali menyamakan kedudukan menjadi 21-21 dan akhirnya kembali mendapat match point,. 22-21, lewat pukulan Amalia.

Pertandingan usai untuk kemenangan ganda Indonesia setelah Febriana/Amalia mampu memenangkan adu drive.


Pada pertandingan sebelumnya di nomor tunggal putra, Yonathan Ramli harus terhenti di babak semifinal. Yonathan gagal membendung laju unggulan pertama Kunlavut Vitidsarn.


Dalam duel selama 32 menit, Yonathan kalah dengan skor 11-21, 10-21. (ptr)