Pertandingan berjalan ketat sejak awal gim pertama. Kedua ganda bergantian unggul. Febriana/Amalia sempat memimpin 5-3 lalu berbalik tertinggal 8-10.
Lihat juga:5 Mesin Gol yang Lebih Tajam dari Ronaldo |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Febriana/Amalia lalu berhasil merebut game point di angka 20-17 dan langsung dimaksimalkan lewat serangan cepat yang berbuah poin.
Febriana/Amalia menyudahi perlawanan ganda China dalam tempo 52 menit. (dok. PBSI) |
Febriana/Amalia lalu merebut dua poin dan berhasil mengejar pada angka 17-17 setelah lawan dua kali melakukan kesalahan dan gagal menyeberangkan shuttlecock.
Serangan Febriana/Amalia membuat mereka berbalik unggul 18-17 tetapi netting lawan kembali membuat skor imbang. Dropshot dari Li Yijing lalu membuat skor menjadi 19-18 untuk Li/Luo.
Pertandingan makin sengit karena Febriana/Amalia kembali mampu menyamakan kedudukan menjadi 19-19 di serangan berikutnya.
[Gambas:Video CNN]
Dropshot Febriana lalu mengantar ganda Indonesia meraih match point di angka 20-19. Kesempatan itu mampu digagalkan oleh ganda China sehingga pertandingan berlanjut ke deuce.
Reli sengit terjadi di angka 20-20 dan berujung poin untuk ganda China setelah pukulan Li Yijing gagal dikembalikan Febriana/Amalia.
Febriana/Amalia kembali menyamakan kedudukan menjadi 21-21 dan akhirnya kembali mendapat match point,. 22-21, lewat pukulan Amalia.
Pertandingan usai untuk kemenangan ganda Indonesia setelah Febriana/Amalia mampu memenangkan adu drive.
Pada pertandingan sebelumnya di nomor tunggal putra, Yonathan Ramli harus terhenti di babak semifinal. Yonathan gagal membendung laju unggulan pertama Kunlavut Vitidsarn.
Dalam duel selama 32 menit, Yonathan kalah dengan skor 11-21, 10-21. (ptr)
Febriana/Amalia menyudahi perlawanan ganda China dalam tempo 52 menit. (dok. PBSI)