Susy Puas Lihat Performa Indonesia di Kejuaraan Dunia Junior

CNN Indonesia | Senin, 14/10/2019 16:44 WIB
Susy Puas Lihat Performa Indonesia di Kejuaraan Dunia Junior Indonesia berhasil merebut Piala Suhandinata untuk pertama kali dalam sejarah. (dok. PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kabid Binpres PP PBSI Susy Susanti mengaku puas dengan penampilan atlet badminton Indonesia di Kejuaraan Dunia Badminton Junior.

Indonesia meraih dua emas lewat kemenangan di beregu dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang jadi juara di nomor ganda putra. Selain itu Indonesia mendapat dua perak lewat Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi (ganda putri) dan Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sari Jamil (ganda campuran).

"Pencapaian di Kejuaraan Dunia Junior menurut saya luar biasa, terutama perjuangan di beregu saat anak-anak mencetak sejarah. Ke depannya, kami harap usaha mereka harus ekstra lagi, jangan berhenti sampai di sini."


"Bibit bagus itu hasil proses, kami menyiapkan mereka sudah bertahun-tahun lalu, matangnya tahun ini, bukan langsung jadi. Untuk tahun depan, kami juga mempersiapkan dari sekarang. Sepertinya yang akan lebih menonjol adalah pemain putri karena ada beberapa pemain yang masih bisa main tahun depan," ucap Susy dalam rilis PBSI.
Susy Puas Lihat Performa Indonesia di Kejuaraan Dunia JuniorFebriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi harus puas dengan medali perak. (Dok. Humas PBSI)
Susy mengaku sempat berharap Indonesia membawa pulang dua medali emas tambahan di nomor ganda putri dan ganda campuran.

"Awalnya kami berharap dapat tiga-tiganya [gelar perorangan], karena kami mau jadi juara umum. Tetapi sayang ganda campuran mainnya kurang lepas."

[Gambas:Video CNN]
"Di ganda putri kami awalnya yakin karena mereka tampil bagus di semifinal. Di final gim kedua juga bagus tetapi di akhir tidak bisa keluar dari tekanan," kata Susy.

Setelah menonton dua kekalahan di dua partai final awal, Susy masih menyimpan keyakinan ketika menonton partai ketiga saat Leo/Daniel bertanding.

Susy Puas Lihat Performa Indonesia di Kejuaraan Dunia Junior

"Waktu partai terakhir, saya ada feeling, mungkin Indonesia juara di partai pertama dan terakhir, jadi pembuka [nomor beregu minggu lalu] dam penutup. Ternyata benar."

"Leo/Daniel tampil luar biasa, Leo tidak terpengaruh hasil di ganda campuran. Mereka sudah yakin sekali, sejak awal memegang ritme pertandingan," ujar Susy. (ptr/bac)


BACA JUGA