Hanif sebelumnya dijadwalkan hadir dalam acara penyambutan dan konferensi pers juara Piala Suhandinata 2019 dan peraih medali Kejuaraan Dunia Badminton Junior yang berlangsung dari pukul 21.20 WIB. Akan tetapi, sampai acara dimulai Hanif tidak juga muncul.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Maaf tidak bisa hadir karena beliau jabatannya dobel, jadi beliau menyampaikan maaf dan selamat kepada kontingen. Mungkin nanti ada acara yang sama dengan juara para dunia paragliding," ucap Isnanta menambahkan.
Absennya Hanif Dhakiri digantikan Raden Isnanta. (CNN Indonesia/ M Arby Rahmat) |
Di nomor beregu, Indonesia berhasil merebut Piala Suhandinata untuk kali pertama sepanjang sejarah usai di laga final mengalahkan China dengan skor 3-1 pada 5 Oktober 2018.
[Gambas:Video CNN]
Performa gemilang berlanjut di nomor perorangan. Garuda Muda berhasil memboyong satu medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu dari lima sektor yang dipertandingkan.
Satu medali emas diraih ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, sementara dua medali perak berasal dari pasangan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi dan ganda campuran Leo/Indah Cahya Sari Jamil. Sedangkan satu medali perunggu disumbang Yonathan Ramlie dari sektor tunggal putra.
"Bangsa Indonesia menunggu piala yang megah itu [Suhandinata] dengan penantian yang panjang. Alhamdulillah pada tahun ini, adik-adik telah memberikan hadiah untuk Indonesia. Terima kasih kepada PBSI yang terus membina generasi muda, Indonesia punya stok pemain muda untuk menggantikan pemain senior nanti," ucap Isnanta.
Absennya Hanif Dhakiri digantikan Raden Isnanta. (CNN Indonesia/ M Arby Rahmat)