Hadapi Dortmund, Inter Tak Mau Tampil Bodoh

CNN Indonesia | Rabu, 23/10/2019 01:24 WIB
Hadapi Dortmund, Inter Tak Mau Tampil Bodoh Antonio Conte berharap anak asuhnya tak melakukan kesalahan dalam laga melawan Borussia Dortmund. (Miguel MEDINA / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Manajer Inter Milan, Antonio Conte, berharap Romelu Lukaku dan kawan-kawan tidak kehilangan bola secara bodoh ketika berhadapan dengan Borussia Dortmund pada matchday ketiga Liga Champions, Rabu (23/10).

Setelah hasil seri melawan Slavia Praha dan kekalahan dari Barcelona, Inter tidak mau melewatkan kesempatan meraih poin penuh. Namun Conte memprediksi pertandingan melawan Dortmund tidak akan mudah.

Conte pun tak mau kesalahan-kesalahan anak asuhnya menjadi makanan empuk bagi lawan yang baru mengalami satu kekalahan pada musim ini di berbagai kompetisi.


"Kami harus berhati-hati agar tidak kehilangan bola secara bodoh karena mereka begitu bagus ketika kembali mulai mendapat bola, mereka cepat dalam beberapa detik dari fase bertahan," kata Conte dikutip dari Sky Italia.

Hadapi Dortmund, Inter Tak Mau Kehilangan Bola Secara BodohInter Milan akan menjamu Borussia Dortmund pada matchday ketiga Liga Champions. (AP Photo/Antonio Calanni)
"Untuk hal ini kami harus sangat bagus dan sangat berhati-hati khususnya dalam fase membangun serangan, mungkin mengambil pelajaran atas apa yang terjadi dalam laga melawan Sassuolo. Pada saat itu, ketika membangun serangan, kami kehilangan tiga bola dan kebobolan sebanyak itu," tambahnya.

[Gambas:Video CNN]
Inter yang sempat memimpin Liga Italia, mengalami momen yang buruk sejak akhir September. La Beneamata mengalami kekalahan dari Barcelona dan Juventus, serta susah payah mengalahkan Sassuolo.

Hadapi Dortmund, Inter Tak Mau Kehilangan Bola Secara Bodoh
Inter saat ini menempati posisi juru kunci Grup F dan butuh kemenangan untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur. Conte pun menganggap pertandingan melawan Dortmund adalah hal yang penting. Oleh karena itu, mantan pemain dan pelatih timnas Italia itu berharap para pemain Nerazzurri bisa fokus sepanjang 90 menit.

"Hal yang paling penting adalah untuk menangani fase demi fase di setiap pertandingan, lihatlah pada laga melawan Sassuolo, pendekatannya bagus, sempurna selama 70 menit, tetapi tidak pada menit-menit akhir. Di Liga Champions, mereka bisa membunuh Anda atas setiap kesalahan, jadi harus menjaga eror seminimal mungkin," jelas Conte. (nva/nva)