'Huru-hara' di tubuh PSSI yang terjadi sejak era Nurdin Halid belum benar-benar tuntas. PSSI dan anggotanya kerap saling sikut demi mencari 'tuan baru' yang dianggap mampu memimpin induk organisasi ke jalan yang benar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Video CNN]
Polemik Menpora vs PSSI berbuntut panjang. Pada 30 Mei 2015, FIFA resmi menjatuhkan sanksi kepada PSSI dan berlaku hingga waktu tertentu. Akibatnya, sepak bola Indonesia dilarang mentas di ajang internasional, kecuali SEA Games di Singapura hingga turnamen berakhir.
Edy terpilih menjadi Ketua Umum PSSI pada kongres di Ancol, 10 November 2016. Harapan besar terjadi reformasi PSSI disematkan di pundak pria yang saat itu menjabat Panglima Komando Strategis Tentara Nasional-Angkatan Darat (Pangkostrad).
Meski belum berhasil mempersembahkan piala di SEA Games dan Asian Games 2018, Milla digadang sukses membawa perubahan di Timnas Indonesia U-23. Pasukan Garuda mulai berani bermain menyerang dan memiliki pola permainan dari kaki ke kaki yang rapi.
Namun, kontrak Milla diputus PSSI jelang Piala AFF 2018. Gaji yang kelewat mahal jadi alasan utama federasi sepak bola Tanah Air. Performa Timnas Indonesia melorot dan gagal total di Piala AFF 2018.
La Nyalla Mattalitti mendesak PSSI gelar Kongres pada 25 Januari. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru) |
Berbagai persoalan klasik di sepak bola Indonesia juga tak bisa dibendung. Konflik antarsuporter hingga memakan korban nyawa masih terjadi. Tragedi meninggalnya suporter Persija Jakarta, Haringga Sirla, di Bandung ikut mencoreng profesionalisme PSSI sebagai penanggung jawab kompetisi.
[Gambas:Video CNN]
Praktik pengaturan skor masih subur, bahkan melibatkan sejumlah pejabat PSSI. Salah satu pelakunya adalah anggota Exco, Johar Lin Eng, yang ditangkap akhir Desember 2018.
Edy pun memutuskan mundur pada kongres PSSI 20 Januari 2019. Tampuk kepemimpinan diserahkan kepada Joko Driyono yang berstatus pelaksana tugas. Namun, Joko Driyono ditangkap atas kasus penghilangan barang bukti kasus pengaturan skor. Jabatan Plt Ketua PSSI otomatis berpindah tangan kepada Iwan Budianto yang sebelumnya berstatus sebagai wakil ketua.
Edy Rahmayadi mundur dari jabatan Ketua PSSI. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
La Nyalla bahkan menimbulkan polemik baru bahwa ia tak setuju Kongres PSSI digelar 2 November. Ia mendesak PSSI ikuti perintah FIFA yang menganjurkan Kongres Pemilihan dihelat pada 25 Januari 2020.
Semoga Kongres PSSI pada Sabtu 2 November 2019 bisa menghentikan sengkarut yang tak kunjung usai sejak hampir dua windu terakhir. (jun/har)

La Nyalla Mattalitti mendesak PSSI gelar Kongres pada 25 Januari. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Edy Rahmayadi mundur dari jabatan Ketua PSSI. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)