Persebaya vs PSM Digelar di Batakan Tanpa Penonton

CNN Indonesia | Kamis, 31/10/2019 17:45 WIB
Persebaya vs PSM Digelar di Batakan Tanpa Penonton Persebaya Surabaya akan menjamu PSM Makassar di Stadion Batakan, Balikpapan. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj)
Jakarta, CNN Indonesia -- Laga Persebaya Surabaya vs PSM Makassar pada lanjutan Liga 1 2019 bakal digelar tanpa penonton di Stadion Batakan, Balikpapan, Sabtu (2/11).

Kabar dipindahnya laga Persebaya vs PSM terungkap dari surat pengajuan bernomor 153/PT.PI-X/2019 dari pihak Persebaya yang meminta izin kepada Wali kota Balikpapan untuk penggunaan Stadion Batakan. Surat itu bertanda tangan Manajer Persebaya Candra Wahyudi.

"Bersama ini kami mengajukan permohonan peminjaman Stadion Batakan Balikpapan. Peminjaman ini untuk menggelar pertandingan pekan ke-26 Kompetisi Liga 1 Tahun 2019 antara Persebaya vs PSM Makassar."


"Adapun pertandingan ini dilaksanakan pada Sabtu 2 November 2019 pukul 15.30 WIB dengan status tanpa penonton. Kami akan bertanggung jawab atas segala kerusakan atau hal lain yang terjadi. Demikian permohonan ini, atas kebijakannya disampaikan terima kasih," demikian isi surat tersebut.

Persebaya tidak bisa menggunakan Stadion GBT saat menjamu PSM.Persebaya tidak bisa menggunakan Stadion GBT saat menjamu PSM. (ANTARA FOTO/Moch Asim)
Sekretaris Persebaya Surabaya Ram Surahman pun membenarkan laga melawan PSM dipindah ke Stadion Batakan. Keputusan itu diambil manajemen Persebaya lantaran rusaknya sejumlah fasilitas Stadion Gelora Bung Tomo pasca-kerusuhan suporter usai kekalahan dari PSS Sleman, Selasa (29/10).

Persebaya sempat mengajukan pengunduran jadwal kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB), namun permohonan itu ditolak. Manajemen Persebaya kemudian mencari opsi lokasi lain. Di antaranya yakni stadion di sejumlah kota seperti Sidoarjo, Lamongan, Gresik, Bangkalan, Pamekasan, PTIK Jakarta dan bahkan di Makassar. Namun, semua upaya itu gagal membuahkan hasil.

Persebaya vs PSM Digelar di Batakan Tanpa Penonton
"Pertama yang kami pilih adalah Sidoarjo. Lalu kita komunikasi ke manajemen Persela, mereka bilang stadion tidak ada masalah. Saya komunikasi dengan kepolisian ternyata ada kegiatan pencak silat, sehingga mereka juga tidak bisa," ujar Ram.

"Kemudian kami alihkan ke Gresik, ternyata mereka juga tidak bisa. Begitu juga saat berupaya melakukan perizinan di PTIK dan sounding ke PSM agar pertandingan di gelar di sana [Makassar], tapi tidak ada balasan," sambung Ram.

[Gambas:Video CNN]
Persebaya kemudian berkomunikasi dengan manajemen Persiba Balikpapan dan mendapatkan respons positif. Ram pun menampik tudingan dipindahnya lokasi pertandingan Persebaya vs PSM untuk menghindari tekanan dari Bonek.

"Ini mulai ada yang tanya kenapa dibawa jauh-jauh. Sebenarnya kami juga tidak ingin jauh-jauh, tapi memang prosesnya seperti ini," ucap Ram.

"Kenapa tanpa penonton, karena waktu kami sangat mepet, dan untuk mendapatkan izin itu lebih mudah ketika ada embel-embel tanpa penonton. Ini baru pertama kami main di Balikpapan. Kami sampaikan terima kasih ke pemerintah Balikpapan dan Persiba," ujar Ram. (frd)