Polemik Bau Sampah, Risma Sidak GBT

CNN Indonesia | Selasa, 05/11/2019 19:47 WIB
Polemik Bau Sampah, Risma Sidak GBT Tri Rismaharini melakukan sidak ke Stadion GBT. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wali kota Surabaya Tri Rismaharini melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) seusai munculnya polemik 'GBT Bau Sampah' terhadap salah satu calon venue Piala Dunia U-20 2021 tersebut.

Sidak tersebut tak dijadwalkan pihak protokoler, namun Risma mendadak ingin meninjau kondisi stadion berkapasitas 55.000 itu.

Dalam video siaran langsung akun Instagram resmi Humas Pemkot Surabaya @surabaya, nampak Risma aktif memberikan arahan kepada pekerja yang sedang melakukan tugasnya di GBT.


"Lek aku ngomong iki kudu di-paving, Nah gini pak jangan dekat sana, jadi mulai antri itu di sini, nanti biar dikerjakan anak (Dinas) Cipta Karya," kata Risma memberikan instruksi.

Tak hanya itu, Risma memberikan sejumlah perintah terhadap Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dispora Surabaya Edi Santoso yang turut mendampinginya.

Gelora Bung Tomo jadi salah satu venue Piala Dunia U-20 2021.Gelora Bung Tomo jadi salah satu venue Piala Dunia U-20 2021. (CNN Indonesia/Farid)
"Pak Edi, anak-anak sudah mulai bersihkan yang itu, biar dipakai tempat untuk sampah itu. Besok kerja bakti Jumat," kata dia

Risma juga sempat menanyai seorang petugas kepolisian tentang kondisi bau di GBT.

"Pak, sampean (menghirup) mambu ta? mambu sampah? (Pak, anda cium bau? Bau sampah?)," tanya Risma.

"Tidak bu, tidak, saya dua tahun di sini bu, tidak ada bau sampah," jawab seorang petugas kepolisian kepada Risma.

Sementara itu, kepala Bagian Humas Febriadhitya Prajatara mengatakan Risma bersama rombongan awalnya memantau pembangunan Teluk Kali Lamong. Tak lama melihat proyek itu, Risma tiba-tiba mampir di Stadion GBT.

"Nah, kebetulan lokasinya juga dekat dengan GBT, sehingga beliau juga mampir ke GBT," kata Febri-sapaan Febriadhitya Prajatara.
[Gambas:Video CNN]
Di GBT, wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu memberikan arahan untuk memperbaiki beberapa bagian yang perlu diperbaiki. Diantaranya akses suporter menuju tribun yang diminta untuk ditata kembali. Sebab, di tempat itu biasanya dijadikan sebagai lokasi penukaran tiket.

Risma juga meminta jalan-jalan yang bolong di depan gate untuk diperbaiki. Bahkan, ia juga meminta jalan tersebut untuk diperlebar supaya mempermudah akses pengunjung stadion.

Saat berada di GBT itu Risma memberikan arahan untuk pengerjaan akses jalan dipercepat. Bahkan, ia juga meminta pengerjaan parkir diselesaikan tepat waktu.

"Ibu Wali Kota tidak masuk ke Stadion GBT. Beliau hanya mengecek dari luar dan memberikan beberapa arahan," kata Febri.

Febri menjelaskan bahwa pada Jumat (8/11) nanti, Risma bersama masyarakat Surabaya akan menggelar kerja bakti besar-besaran di kawasan Stadion GBT. Kerja bakti ini rencananya akan membersihkan paving-paving yang ada di sekitar stadion.

"Memang ada rencana kerja bakti di sekitar kawasan Stadion GBT. Siapa pun boleh ikut dalam kerja bakti ini," ucap Febri.

Polemik 'GBT Bau Sampah' muncul setelah Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan komentar terkait kondisi Stadion GBT. (frd/ptr)