Dispora Surabaya Bantah Halangi Sidak Menpora ke Stadion GBT

CNN Indonesia | Minggu, 03/11/2019 23:16 WIB
Dispora Surabaya Bantah Halangi Sidak Menpora ke Stadion GBT Menpora Zainudin Amali tak bisa lakukan sidak ke Stadion GBT Surabaya. (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Surabaya tak mendapatkan kabar maupun koordinasi dari pihak Dispora Jawa Timur perihal rencana kunjungan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, ke Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu (3/11).

Hal itu yang menyebabkan stadion terkunci rapat. Menpora pun batal meninjau salah satu stadion kandidat venue Piala Dunia U-20 tahun 2021.

"Kapan itu kunjungannya? Lah nggak ngerti hari ini. Nggak tahu kalau hari ini ada kunjungan, saya nggak ngerti mas, nggak tahu," kata Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dispora Surabaya Edi Santoso, kepada CNNIndonesia.com.


Edi mengaku tak mendapatkan laporan apapun dari pihak kementerian ataupun Dispora Jatim perihal kunjungan Menpora tersebut ke stadion berkapasitas 55.000 ribu tersebut.

Ilustrasi Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
"Konfirmasi nggak ada, telepon nggak ada. Nggak ada surat apapun," ujarnya.

Mestinya, Edi menuturkan untuk kunjungan menteri protokoler harus lebih dulu berkoordinasi dengan Dispora Surabaya sebagai pengelola atau langsung menghubungi Wali Kota Surabaya. "Menteri harusnya koordinasi dengan wali kota," kata dia.

Jika sudah berkoordinasi, kata Edi membuka pintu stadion GBT adalah hal yang mudah. Sebab kunci pintu sebenarnya dibawa oleh petugas keamanan yang berjaga di sana.
[Gambas:Video CNN]
"Kunci ada di satpam, ada di pos. Mungkin satpam nggak tahu kalau hari ini ada kunjungan karena memang nggak ada laporan," kata dia.

Sebelumnya, kunjungan Menpora ke stadion GBT terpaksa dibatalkan karena pintu yang terkunci rapat.

Menpora yang tiba pukul 15.00 WIB mengaku kecewa karena tertahan di luar stadion. Ia pun urung meninjau salah satu calon venue gelaran Piala Dunia U-20 tahun 2021.

Padahal, Menpora mengatakan kedatangannya untuk meninjau stadion GBT secara langsung untuk solusi tentang apa saja yang perlu dipersiapkan dan diperbaiki.

"Padahal kita datang untuk melihat kalau ada yang masih bisa kita bantu perbaiki. Tapi ini kita mau lihat saja tertutup begini. Bagaimana, kita mau bantu apa," ucapnya.

Menpora mengaku tak tahu apa yang menyebabkan dirinya tak bisa masuk stadion GBT. Menurutnya ia melalui Kepala Dispora Jatim sudah berkoordinasi dengan Dispora Surabaya. (frd/jal)