Man City Takut Bus Tim Kembali Diserang Fan Liverpool

CNN Indonesia | Sabtu, 09/11/2019 06:00 WIB
Man City Takut Bus Tim Kembali Diserang Fan Liverpool Bus Man City saat mendapat serangan dari fan Liverpool pada April 2018. (Paul ELLIS / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Manchester City masih trauma dengan insiden penyerangan bus tim oleh fan Liverpool jelang pertemuan kedua tim di pekan ke-12 Liga Inggris di Stadion Anfield, Minggu (10/11).

Tim tamu ketakutan insiden serupa kembali terulang setelah mengetahui adanya poster dari fan Liverpool yang berisi ajakan untuk berkumpul dan berjalan bersama menuju Anfield.

Dalam poster yang tersebar di media sosial itu, para suporter The Reds juga diminta membawa beberapa perlengkapan seperti masker pyro, bendera, dan spanduk. Tulisan paling bawah dalam poster itu mengajak mengulang momen malam Liga Champions pada April 2018 di mana terjadinya insiden serangan terhadap bus Man City.


Karena itu, jelang laga panas tersebut tokoh-tokoh senior dari Man City meminta jaminan keamanan kepada kubu Liverpool agar serangan yang terjadi pada 19 bulan lalu itu tidak terulang lagi, seperti dikutip dari Mirror.

Pada April 2018, saat Liverpool dan Man City melakoni leg pertama babak perempat final Liga Champions, bus tim The Citizens mendapat serangan brutal berupa lemparan berbagai benda seperti kaleng, botol, dan suar dari penonton The Reds.

Liverpool dan Man City kembali bersaing untuk gelar Liga Inggris musim ini.Liverpool dan Man City kembali bersaing untuk gelar Liga Inggris musim ini. (AP Photo/Frank Augstein)
Akibat serangan itu kaca depan mobil tim Man City hancur. Kendaraan tersebut mengalami kerusakan parah. Tim asuhan Pep Guardiola itu pun harus pulang dengan kendaraan pengganti usai dikalahkan Liverpool 0-3 di Anfield di leg pertama.

[Gambas:Video CNN]
Nahas bagi Man City, usai kalah dan mendapat serangan dari suporter, pihak kepolisian Merseyside juga gagal mengamankan pelaku dari penyerangan tersebut, meskipun banyak rekaman video dari serangan itu yang tersebar. Pihak Man City diklaim marah setelah polisi tidak bisa menangkap pelaku.

Man City Takut Bus Tim Kembali Diserang Fan Liverpool
Liverpool kemudian meminta maaf dan mendapat hukuman 17.600 Poundsterling atau setara dengan Rp316 juta dari UEFA. Manajer Liverpool Juergen Klopp juga mengecam insiden serangan tersebut.

Man City dan Liverpool akan menjalani pertandingan krusial yang bisa menentukan gelar juara bagi kedua tim di musim ini. Liverpool dan Man City masih terpaut enam poin di klasemen sementara. Tetapi, atmosfer panas tersebut dikhawatirkan ikut terjadi di luar lapangan.

Gairah persaingan kedua tim berpotensi meningkat setelah Guardiola melontarkan pernyataan kontroversial yang menyebut striker Liverpool Sadio Mane sebagai tukang diving. (sry)