Modric Pernah Menangis Usai Gagal Pindah ke Chelsea

CNN Indonesia | Sabtu, 09/11/2019 03:20 WIB
Modric Pernah Menangis Usai Gagal Pindah ke Chelsea Luka Modric menangis usai gagal pindah ke Chelsea. (CRISTINA QUICLER / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gelandang asal Kroasia Luka Modric mengaku pernah menangis saat gagal pindah ke Chelsea pada bursa transfer tengah musim 2007/2008.

Modric yang pada saat itu bermain untuk Dinamo Zagreb diminati sejumlah klub Eropa, salah satunya Chelsea. Pihak Chelsea dan Dinamo berunding tentang Modric.

Tetapi perundingan itu berakhir tanpa kesepakatan yang bagus. Modric gagal pindah ke London. Pemain kelahiran Zadar tersebut mengaku menangis setelah tahu tidak bisa bergabung dengan The Blues.


"Setelah menceritakan kepada orang tua, saya meninggalkan apartemen mereka dan di tempat parkir di depan gedung, ketika berbicara dengan Vanja [istri Modric] tentang hal itu, saya terpukul. Saya tidak bisa menahan air mata," ujar Modric dikutip dari FOX Sports Asia.

Modric frustrasi karena awalnya dia begitu yakin bisa bermain di Liga Inggris pada musim dingin 2008. Pasalnya, Modric sempat mendapat informasi baik Dinamo dengan Chelsea sudah memiliki kesepakatan terkait transfer mantan pemain Zrinjski Mostar itu.

Gagal ke Chelsea Luka Modric justri pindah ke Tottenham pada musim berikutnya sebelum gabung Madrid.Gagal ke Chelsea Luka Modric justri pindah ke Tottenham pada musim berikutnya sebelum gabung Madrid. (AP Photo/Bernat Armangue)
Tetapi, setelah Direktur Eksekutif Dinamo Zagreb Zdravko Mamic terbang ke London dan berbicara dengan pihak Chelsea, kedua klub gagal menemui kesepakatan, transfer Modric justru batal.

[Gambas:Video CNN]
"Ketika saya sedang menunggu tanda dengan Vanja di Zadar, muncul desas-desus klub gagal menyetujui persyaratan kontrak, dan transfer itu gagal," ucap Modric.

Modric Pernah Menangis Usai Gagal Pindah ke Chelsea
Usai gagal pindah ke Chelsea pada Januari 2008, Modric justru direkrut klub rival sekota The Blues, Tottenham Hotspur pada bursa transfer 2008/2009.

Setelah empat musim berseragam The Lilywhites, Modric direkrut Real Madrid dan meraih banyak kesuksesan di klub ibu kota Spanyol itu. Selain meraih empat trofi Liga Champions, Modric membawa Madrid sekali juara Liga Spanyol, Copa del Rey, Piala Super Spanyol, Piala Dunia Antarklub, Piala Super Eropa, hingga meraih Ballon d'Or dan Pemain Terbaik Eropa. (sry)